Oleh: hendrinova | Desember 30, 2012

"Sexophone" Bertameng Alat Musik

Pemirsa yang hanya melihat acara “Sexophone” dari kulit luarnya saja, mungkin mengira acara yang ditayangkan Trans TV ini bertopik alat musik keluarga terompet itu. Namun mereka yang jeli melihat tulisan, sudah langsung mengira acara ini seputar seks yang sudah pasti akan mengeksploitasi tubuh wanita.

Alat musik ini sebenarnya bernama saxophone. Oleh Trans TV, disebut “Sexophone” untuk mencari sensasi. Jika dipadukan dengan host yang bicara seperti wanita malam, lengkap sudah kecurigaan kemana acara ini hendak dibawa.

Dan ternyata benar, sebagian besar acara memang mengeksploitasi tubuh wanita yang gemar mencari popularitas atau mencari makan dengan cara seperti itu. Apakah Trans TV ingin mengajarkan pemirsa untuk meniru profesi mereka ?

Entahlah. Satu hal yang pasti, Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) sudah memberikan teguran. Walau Trans TV menolak mengkampanyekan seks bebas, tetap saja mereka tak bisa lari dari kenyataan.

Acara “Sexophone” telah membuat wanita kehilangan rasa malu dan harga diri. Lalu bagaimana bangsa lain akan menghormati wanita Indonesia, kalau Indonesia sendiri tak menghormati wanitanya ? hendri nova


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: