Oleh: hendrinova | Desember 30, 2012

Paranormal Activity 4 ; Teror Tetangga Setan


Satu keluarga, Doug (Stephen Dunham) dan Holly (Alexandra Lee) bersama puteri mereka Alex (Kathryn Newton) dan adiknya yang masih kecil, Wyatt (Aiden Lovekamp), awalnya hidup bahagia. Mereka baik pada tetangga, terutama yang sedang ada masalah.

Seperti kala itu, mereka menerima kehadiran Robbie (Brady Allen), anak tetangga sebelah yang ibunya harus masuk rumah sakit jiwa. Hitung-hitung membantu sang bocah, sekaligus sebagai teman Wyatt.

Sejak kedatangan Robbie, beberapa keanehan mulai terjadi di rumah. Pacar Alex, Ben (Matt Shively) kemudian membantunya untuk memecahkan keanehan yang terjadi di rumah.

Alex mengikuti saran Ben, untuk memasang beberapa kamera di sudut rumahnya. Berkat kamera itu, mereka bisa mengetahui apa yang terjadi selama ini.

Sejak ada kamera pengintai di rumahnya, pekerjaan Alex tiap pagi memeriksa hasil rekaman. Dari situlah ia mengetahui kalau Robbie terkadang bangun tengah malam dan berbicara dengan makhluk kasat mata.

Adiknya Wyatt yang semula penurut, kini berubah menjadi liar. Ia bahkan tahu kalau ia sebenarnya anak adopsi. Ia mengaku ingin kembali ke pangkuan orang tuanya.

Alex mulai panik dan menceritakan apa yang ia lihat pada orang tua. Hal itu ia lakukan, saat lampu hias jatuh tiba-tiba. Sayang orang tuanya tidak percaya dan menganggap Alex menghayal.

Ibunya Holly baru percaya, setelah mengalami kejadian aneh. Saat masak, ia kehilangan bahan yang sudah ia cincang. Ayahnya juga mulai diganggu sehingga mulai menaruh curiga.

Sejak semua keluarga sudah diganggu, intensitas ketakutan meningkat. Sewaktu Holly sendirian, ia pun dibanting ke lantai, setelah secara ajaib tubuhnya diangkat oleh sesuatu yang tak kelihatan.

Saat Alex dan ayahnya sampai di rumah, kepanikan makin tinggi. Apalagi ketika Alex menemukan mayat Ben di kamarnya dan ayah yang diseret begitu rupa.

Film besutan Sutradara Henry Joost dan Ariel Schulman ini, merupakan lanjutan dari ending film kedua, Paranormal Activity 2 yang tayang 2010. Saat itu, Katie Featherstone membawa kabur keponakannya sendiri, Hunter, dan kemudian menghilang secara misterius.

Jika dibandingkan dengan yang pertama, seri keempat ini tidak terlalu menakutkan. Bahkan terkesan dipaksakan, dengan kehadiran manusia yang entah kesurupan atau sudah jadi mayat hidup.

Trik untuk menakut-nakuti penonton terlalu tipikal, terasa sudah basi. Bisa dikatakan tak ada bagian yang bisa membuat bergidik, apalagi bilang Wow… takut…

Tidak tahu juga, apakah si penulis naskah Christopher Landon sudah tak mampu lagi berimajinasi. Arah film jadi tidak fokus dan semuanya terasa sangat prematur dan dipaksakan.

Jadi ingat sinetron Indonesia yang terus menghadirkan pendatang baru, untuk memperpanjang seri. Pada akhirnya nanti, penonton mengatakan cukup dan muak dengan film ini.

Hal yang sama pernah terjadi pada film SAW, Final Destination, dan lainnya. Saat penonton sudah muak, maka apapun yang ditawarkan jadi sangat membosankan.

Film ini di awal debutnya, sempat dikira sebagai kisah sebenarnya. Hanya sebagian yang tidak percaya dan meyakini film ini “palsu” alias rekayasa, bukan kejadian yang sebenarnya.

Mereka yang percaya karena kepandaian Joost dan Schulman merangkai rekaman secara tak runut. Sudut-sudut kamera yang terkesan amatir, serta keabsenan musik latar.

Sayang keduanya lalai, karena hasil kamera laptop atau cctv hasilnya tentu tak seindah hasil tayang di bioskop. Artis-artis yang terlibat juga banyak yang baru, sehingga jadi baru di penglihatan penonton. Apalagi Brady Allen pemeran Robbie yang mampu tampil dengan ekspresi misterius dan mencekam.

Kathryn Newton dan pemain lainnya juga tampil bagus. Awalnya peran Alex akan dimainkan oleh Aktris Glee, Dianna Agron. Untungnya tidak jadi, sehingga kesan ‘found footage’ terjaga.
Satu hal yang terbaru dalam film ini, penggunaan teknologi kinect dalam games xbox yang mengandalkan infra merah. Gunanya untuk menangkap objek dalam gelap, menjadi satu-satunya yang paling “fresh” dan inovatif di film ini. 

Kinect dimanfaatkan untuk ‘mengabadikan’ aktivitas paranormal dan menangkap beberapa penampakan di ruang keluarga Alex. Makhluk-makhluk itu tertangkap melalui  dot-dot kecil berwarna hijau yang menghasilkan sebuah paranoid tersendiri di layar.

Lalu akankah anda menunggu dan masih penasaran di seri kelima. Kalau iya, tunggu tahun depan ya. Hendri Nova

Jenis : Horor
Pemain : Stephen Dunham, Alexandra Lee, Kathryn Newton, dan Aiden Lovekamp
Sutradara : Henry Joost dan Ariel Schulman


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: