Oleh: hendrinova | Desember 30, 2012

Gampang Meraih Rezeki


Judul: Keajaiban seribu Dinar

Penulis : Miftahur Rahman El-Banjary
Penerbit : PT Elex Media Komputindo
Cetakan : Pertama 2012
Tebal : xxxii +  204 Halaman
RAHASIA mendapat rezeki yang maha dahsyat dengan cara bersedekah, memang masih belum bisa diterima secara umum bagi semua orang. Terutama mereka yang menggunakan otak kiri dalam berpikir, mereka tak akan menemukan hitung-hitungan yang membuat harta mereka kembali kalau di sedekahkan.
Namun mereka yang menggunakan otak kanan dalam menarik rezeki maha dahsyat dari Allah SWT, sedekah dijadikan andalan utama. Mereka menerima karunia besar dari Allah berupa rezeki berlimpah, setelah rajin bersedekah.
Harta yang mereka peroleh memiliki berkah luar biasa dan mampu memberi manfaat besar bagi manusia lain. Kekayaannya adalah berkah yang akan membawa ke surge, bukan laknat yang akan membenamkannya ke dalam neraka.
Untuk mendapatkan keberkahan dari sedekah, maka langkah pertama yang harus dilakukan dengan membersihkan pikiran dari pikiran negative. Positif thinking harus dijadikan modal dasar dalam hidup, karena Allah itu menurut persangkaan hambanya.
Apa yang diduga dalam pikiran, maka itulah yang akan wujud dalam kenyataan. Maka dari itu, baiknya pikirkan yang baik-baik saja, agar hasilnya menjadi kenyataan dengan baik pula. Bukankah lebih baik menyibukan diri dengan kebaikan daripada dengan keburukan ?
Berprasangka baik harus dijadikan amalan hati, agar tetap tenang kala rezeki tak kunjung datang. Mungkin saja bukan saat yang tepat Allah mengabulkan doa agar ditambah rezeki, dan harus menunggu beberapa waktu. Jangan pernah berputus asa dari rahmat Allah SWT.
Selalulah berfikir kaya, agar ia datang menjelma. Kaya harus dijadikan kebutuhan, karena bisa jadi asbab bisa membantu orang lain dengan materi. Zuhud jelas tak harus menjadi miskin, karena orang kata juga bisa zuhud dengan batas-batas wajar.
Selalulah berusaha agar menjadi tangan di atas bukan tangan di bawah. Itu berarti, selalulah memberi dan jangan hanya selalu menerima. Jika ingin memberi, tentu harus ada dulu yang diberi. Utamanya uang, karena dengan uang si miskin bisa membeli banyak kebutuhannya.
Menurut penulis, ada tujuh alasan mengapa kita harus kaya. Pertama, pilihan jadi kaya karena meneladani sifat Allah Al-Ghani (Maha Kaya). Kedua, meneladani sifat Nabi Daud AS, Sulaiman AS, Yusuf AS, dan Muhammad SAW. Selain itu juga meneladani sahabat Rasulullah SAW, seperti Abu Bakar, Usman bin Affan, Umar bin Khattab, Abdurrahman bin Auf, dan lainnya.
Tentu poin terpentingnya, banyaknya perintah Allah yang membutuhkan kekayaan materi, seperti berzakat, haji, dan umrah, membangun masjid, sekolah, menyantuni anak yatim dan amal ibadah lainnya. Orang kaya juga dimuliakan tidak dihina oleh mereka yang menjadikan kekayaannya bahan kesombongan.
Masih banyak bahasan menarik lainnya yang dikemukan penulis, untuk menjadikan anda kaya. Motivasi yang diberikan sangat berguna, untuk mengubah pola pikir yang membuat malas berusaha.
Buku ini layak anda miliki dan ambil intisarinya. Berikan juga pada orang-orang yang anda sayangi, agar ia bersemangat mencari kekayaan. Mudah-mudahan, makin tegak Islam dengan makin banyaknya orang kaya di kalangan umat Islam. Peresensi: Hendri Nova

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: