Oleh: hendrinova | Desember 30, 2012

ARGO ; Detik Menegangkan di Bandara

 Enam diplomat Amerika terperangkap di Kedutaan Kanada, dalam usaha menyelematkan diri dari penangkapan rakyat Iran di tahun 1979. Rakyat Iran marah karena Amerika menyembunyikan diktator Iran dan enggan mengembalikannya pada pengadilan Iran.

Puncak dari kemarahan itu, Kedubes Amerika di Iran diserbu massa. Mereka berhasil masuk dan menyandera beberapa staf. Enam di antara mereka berhasil kabur, setelah identitas mereka dicoba untuk menghilangkannya.

Berita kantor Kedubes Amerika yang dikuasai demonstran cepat menyebar. Televisi Amerika maupun dunia, terus mengupdate informasi. Sebagian besar tawanan mulai dieksekusi, karena tuntutan rakyat Iran tak juga dikabulkan Amerika.

Untuk menyelematkan enam diplomatnya yang bersembunyi di Kedutaan Kanada, dirancanglah skenario penyelamatan. Tony Mendez (Ben Affleck) agen FBI diutus, untuk mengeluarkan enam diplomat dengan selamat.

Tony kemudian mengarang sebuah cerita film bernama Argo, untuk jalan masuk ke Iran. Sebelumnya, paspor palsu enam diplomat telah disediakan, termasuk tiket pulang keluar dari Iran.

Untuk bisa masuk Iran, Tony menyamar jadi warga negara Zurich. Lewat kedutaan Iran di Turki, ia minta izin untuk mencari lokasi pembuatan film. Karena bukan warga Amerika, izin itu diperoleh dan Tony bisa melenggang masuk Iran.

Sesampai di Iran, Tony langsung menuju Kedutaan Kanada. Ia pun bertemu dengan enam diplomat dan mulai mengutarakan rencana pembebasan.

Debat hebat pun terjadi. Selain ada yang setuju, ada juga yang membantah. Mereka yang membantah memandang ide Tony sebagai satu langkah bunuh diri.

Di sisi lain, foto beberapa diplomat yang dihancurkan dengan mesin pemotong, berhasil disatukan. Wajah-wajah para diplomat yang melarikan diri, sampai ke intelijen Iran.

Kabar itu langsung diketahui pihak Kanada. Mau tidak mau, tamu mereka harus cepat hengkang, karena penangkapan mereka hanya menunggu waktu saja.

Sementara Tony mulai mengajak para diplomat melihat-lihat lokasi syuting, untuk pemahaman lebih lanjut akan penyamaran yang dilakukan. Kericuhan sempat terjadi, saat seorang pemilik toko marah gambar tokonya diabadikan salah seorang anggota diplomat.

Sepulang dari kunjungan, ketegangan menyungkup. Apalagi saat Tony mendapat kabar dari rekannya, kalau misinya dibatalkan. Tiket pesawat dibatalkan dan tugas penyelamatan diserahkan pada CIA.

Tony kesal dan ia nekad membawa para diplomat pulang. Mereka akhirnya sampai di bandara dan mengalami kendala saat tiket tidak ada.

Di sisi lain, gambar salah seorang diplomat kembali berhasil disusun. Agen intelijen Iran langsung menyerbu kedutaan Kanada yang sebelumnya sudah melarikan diri. Mereka hanya mendapati kantor kedutaan yang kosong melompong.

Melalui telepon mereka minta otoritas bandara menghentikan para diplomat. Kala itu, Tony dan rekannya memang sedang diinterogasi oleh tentara dan hampir saja penyamaran mereka terungkap.

Film garapan Sutradara Ben Affleck ini, berdasarkan kisah nyata dan begitu menegangkan. Di film ini, wajah Ben ditutupi brewokan dengan wajah lumayan kucel.

Dari awal, tingkat ketengangan sudah sangat terasa, apalagi saat di bandara. Waktu serasa saling berkejaran, membuat andrenalin penonton meningkat.

Bagi anda yang Muslim, disinilah perhatian anda terbelah. Antara membela Amerika yang memang suka usil, dengan membela perjuangan rakyat Iran. Tapi memang kasihan juga kalau mereka tertangkap.

Jika mengingat perlakukan tentara Amerika pada tahanan Guantanamo, rasanya tega pula melihat penderitaan yang setimpal. Disinilah yang namanya rasa kemanusian mengalami satu pertarungan. hendri nova

Jenis : Drama
Pemain : Ben Affleck, Bryan Cranston dan John Goodman
Sutradara : Ben Affleck


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: