Oleh: hendrinova | Desember 14, 2012

Cari Cinta di Fesbuk

<!–[if !mso]>st1\:*{behavior:url(#ieooui) } <![endif]–>

Judul: Cintaku Nyangkut di Fesbuk
Penulis : Endik Koeswoyo
Penerbit : Laksana
Cetakan : Pertama, Oktober 2011
Tebal : 248 Halaman
Budi memang rada-rada kuper dan gaptek dalam ukuran anak remaja sekarang. Kenapa begitu, karena hari gini ngak kenal juga dengan Facebook (FB). Tak heran jika gayanya masih culun, kuper dan ngak tahu cara cari teman yang banyak.
Bahasanya pun rada-rada bikin jutek. Rencananya mau bikin terkesan, eh malah jadinya bikin kesal. Hal itulah yang dilakukannya sama Rasti, cewek pertama yang nyangkut di hatinya. Karena sok keren dalam merayu, jadinya malu karena ngak mutu.
Untung Budi bukan cowok yang mudah menyerah pada nasib. Ia akhirnya penasaran juga dengan makhluk bernama FB itu. Dari sahabatnya Ronilah, ia mulai mengenal dengan apa yang namanya FB. Hidupnya pun mulai berubah 10 derajat, lalu 20 derajat, 45 derajat, sampai akhirnya mendekati 180 derajat.
Berkat sindiran-sindiran Roni di statusnya, ia jadi mau mengubah penampilan diri. Ia mulai ke salon untuk sekedar dapat foto oke, untuk dipajang di FB. Hasilnya lumayan keren, beberapa jomblowati mulai komen di wallnya.
Agar bisa online setiap waktu, ia pun modal beli modem. Sejak saat itu, kenalannya sesama jomblo makin banyak. Mantapnya Budi, ia hanya add cewek-cewek yang jomblowati. Sementara yang jomblowan, lumayan ia cuekin. Takut dibilang hombreng katanya.
Tak butuh waktu lama bagi Budi untuk adaptasi dengan FB. Kini ia pun sudah mahir, dengan tambah teman yang terus meningkat per hari. Kawan lamanya juga tambah banyak, sehingga hari-harinya kini banyak dihabiskan di depan layar laptop.
Jadinya, Budi nyangkutkan cintanya di FB. Pada akhirnya, ada juga cewek bernama Illa yang mau sama Budi. Temannya Roni juga dapat jodoh, walau masih 50 persen. Soalnya kan belum ijab Kabul. Kalau sudah ijab Kabul, barulah dikatakan usahanya sudah 100 persen.
Novel kocak berjudul “Cintaku Nyangkut di Fesbuk’ ini, lumayan mengocok perut. Bagi yang ingin senyum-senyum dan ketawa sendiri, direkomendasikan baca novel ini. Dijamin bakal dibilang gila, jika ada yang lihat lewat kepala saja.
Pelajaran yang bisa diambil dari novel ini, terkait usaha untuk mengubah takdir. Yang namanya jodoh memang harus dicari. Jika ngak pede ketemu langsung, ketemu di dunia maya juga kadang membuahkan hasil.
Jadi kerjakan yang positif di dunia maya, hasilnya juga bakal positif. Itu baru namanya teknologi bawa berkah, bukan menjadi penambah dosa. Tentu hanya orang-orang pintarlah yang bisa seperti ini. Peresensi : Hendri Nova

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: