Oleh: hendrinova | Desember 14, 2012

Bershalawat Mempercepat Jadi Kaya

Judul: Cepat Kaya dengan Shalawat
Penulis : Muhammad Syukron Maksum
Penerbit : Safirah
Cetakan : Pertama,Juli  2012
Tebal : 241 Halaman
Umat Islam sangat dianjurkan memperbanyak shalawat atas nabi SAW di setiap waktu dan keadaan. Ganjarannya sangat besar bagi hamba yang rajin bershalawat. Bukan saja bisa dekat dengan Rasulullah SAW, tapi juga dengan Allah SWT.
Ibarat sering memberi hadiah pada penguasa, maka sang penguasa menjadi lebih kenal dan sayang. Pada akhirnya, ia akan mendapatkan prioritas, jika sang penguasa akan membagi-bagikan sesuatu.
Apalagi Rasulullah SAW, ia akan menjadi lebih mencintai dan akan memberikan syafaat, pada hamba yang rajin bershalawat padanya. Bahkan ia juga akan mendapatkan banyak keuntungan selagi hidup di dunia.
Banyak kisah ajaib yang dialami mereka-mereka yang rajin bershalawat. Ada yang menjadi cepat kaya, dimudahkan rezekinya, sampai bisa bertemu dengan Rasulullah SAW. Tentu tak ada rasa bahagia yang lebih utama, selain bertemu dengan baginda SAW.
Bagi anda yang mengambil tauladan dari orang-orang yang telah mengamalkan shalawat, maka buku berjudul “Cepat Kaya dengan Shalawat” ini bisa diambil hikmahnya. Ada 18 kisah yang tentunya bisa membuat semangat untuk bershalawat semakin menggebu.
Tidak hanya tentang shalawat saja, buku ini juga dihiasi kisah keajaiban air mata. Terutama air mata taubat, dari mereka yang terpilih mendapat hidayah. Silahkan disimak kisah air mata taubat Nabi Adam AS dan Yunus AS. Selain itu, kisah air mata insaf Umar RA dan lainnya, juga tak kalah hebat.
Kisah hebat bagi yang mengamalkan membaca basmalah, juga sertakan dalam buku ini. Setidaknya ada lima kasih terkait manusia yang rajin baca basmalah. Ada kisah racun yang menjadi netral, dan setan yang kembali memuntahkan makanan yang telah dicurinya dari manusia.
Buku ini semakin bernas, dengan kisah-kisah keajaiban haji. Tak hanya kisah yang menguntungkan tapi juga kisah mereka yang diberi peringatan akan dosa-dosanya terdahulu. Tentu tidak ketinggalan kisah mereka yang secara materi tidak mungkin bisa naik haji, namun akhirnya bisa ke Baitullah.
Pembaca yang selama ini kurang berbakti pada orang tua, bisa menyimak kisah keajaiban berbakti. Paling banyak dikisahkan tentang kejadian di zaman kenabian, umat-umat yang mendapat berkah besar karena  berbakti pada orang tua.
Tidak ketinggalan pula kisah keajaiban lailatur qadar dan adzan. Bak kata pepatah Minang, melihat contoh ke yang sudah, melihat tuah ke yang menang. Kisah dalam buku ini, cocok sekali dengan pepatah itu.
Kisah-kisah ini tentu juga bagus dibacakan pada anak-anak mengantarkan tidurnya. Ia akan menyerap pelajaran budi pekerti ini dan ia akan mengamalkannya saat sudah dewasa. Jadi, rugi kalau anda tidak memilikinya. Peresensi ; Hendri Nova

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: