Oleh: hendrinova | Juni 10, 2012

Wanita yang Diincar Lelaki Shaleh

Punya suami shaleh merupakan dambaan banyak wanita shalehah. Bahkan wanita dengan kadar iman pas-pasan, juga menginginkan dinikahi lelaki shaleh. Nah apa yang harus dilakukan, agar bisa dipinang lelaki shaleh ?

Sebagaimana dirilis muhermanmawardi.blogspot.com, pertama tentu saja harus beragama Islam. Ia merupakan syarat mutlak yang tak bisa ditawar-tawar. Bagi lelaki shaleh, budak yang mukmin lebih baik dari wanita musyrik(QS. Al-Bqarah: 221).

“…Dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki- laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula),…” (QS. An-Nur: 26).
Dan sabda Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam:

“Perempuan itu dinikahi karena empat hal: karena hartanya, karena status orang tuanya/ keluarganya, karena kecantikannya, dan karena agamanya. Karena itu, nikahilah perempuan karena agamanya, maka kamu akan memperoleh keuntungan yang tidak terhingga”. (HR. Muttafaqun ‘ALaih).
.
Kedua, berasal dari keluarga dan keturunan baik-baik. Tujuannya, supaya anak-anak yang dilahirkan menjadi anak-anak baik pula. Sebuah hadist mengatakan, “Pilihlah yang baik-baik untuk (tempat) sperma kalian. Nikahilah wanita yang setara (sekufu’) dan nikahilah mereka dengannya!” (Sunan Ibnu Majah (1968)).

Berikutnya sudah pasti cinta pada suami. Soalnya ada yang bersuami untuk status, hiburan bukan untuk taat. Bahkan ada yg menjadikan suaminya sebagai sumber rizki dan nafsu belaka.

Lelaki shaleh juga sering mempertimbangkan untuk meminang wanita yang subur, agar mudah dapat anak. Jadi pastikan kondisi tubuh oke, dan tak berstatus mandul. Walau masalah yang satu, sebenarnya hak preogratif Allah SWT.

Sabda Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, “Nikahilah wanita yang penyayang dan berpotensi beranak banyak, karena aku akan membanggakan jumlah kalian kepada umat-umat yang lain di hari kiamat” (HR. Abu Dawud dan An-Nasa’i).

Syarat selanjutnya, patuh dan menurut atau taat pada suami. Selain itu juga penyabar dan tidak pemarah. Soalnya bisa jadi seorang wanita mendapat suami yang pemarah, namun dengan ketabahan dan sabaran yang dimilikinya. Sifat marah ini akan berubah menjadi lembut.

Berikutnya pandai menjaga rahasia, dna tidak suka mengumbar aib. Sudah pasti, harus menyenangkan suami ketika di pandang. Selanjutnya setia dan menjaga harta suaminya.

Selain itu juga mudah mengalah. Apabila suaminya marah dia tidak membalas kemarahan tersebut dengan kemarahan pula, akan tetapi membalas dengan kelembutan dan keramahan.
.
Selanjutnya rajin beribadahb, erakhlaq mulia, dan pandai bergaul dengan keluarga suaminya. Tak kalah penting memiliki ilmu serta pandai mendidik anak-anaknya. Satu yang tak boleh terlupa, memiliki sikap bijak. Ini sifat jarang bisa dilihat pada diri wanita.

Walau tak bisa semuanya, setidaknya separuhnya bisa dilaksanakan. Yakinlah kalau sudah berusaha, suami shaleh pasti akan datang. Hendri Nova


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: