Oleh: hendrinova | Juni 10, 2012

Sembuhkan Autis dengan Berkuda

Berkuda ternyata sangat banyak manfaat. Padahal olah raga yang satu ini, termasuk mahal karena tak semua orang punya kuda. Terpaksa bagi yang ingin naik kuda, harus menyewa pada pemilik kuda.

Bagi orang sehat, berkuda mungkin sekedar hobi. Namun tidak demikian halnya dengan penderita autis, mereka bisa mendapatkan kesembuhan dari olah raga berkuda, sebagaimana dirilis suaramerdeka.com.

Terapi berkuda hanya salah satu cara, untuk mendapatkan kesembuhan dari autis. Sementara terapi lainnya seperti terapi perilaku, terapi wicara, terapi bermain, terapi dengan lumba-lumba dan masih banyak lainnya, juga patut untuk dicoba.

Terapi menunggang kuda memang belum banyak dilakukan di Indonesia. Syukurlah UGM telah membuka layanan terapi autis dengan berkuda.

Program yang telah berjalan mulai awal Maret 2012 itu, dikembangkan oleh Gadjah Mada Equestrian Center (GMEC). Ini merupakan suatu unit kegiatan yang dibentuk bersama-sama antara unit kegiatan mahasiswa (UKM) Berkuda UGM, laboratorium ternak potong dan kesayangan Fakultas Peternakan UGM, serta Direktorat Kemahasiswaan UGM.

Ketua GMEC Ir Edi Suryanto MSc PhD menyebutkan, terapi dengan berkuda itu merupakan salah satu program yang ditawarkan oleh GMEC. Hingga saat ini terdapat 6 murid yang mengikuti terapi autis dengan berkuda, lima di antaranya dari Sekolah Autis Fajar Nugraha, dan satu orang dari SLB Damayanti.

Anak-anak penderita autis diajak untuk berinteraksi dengan kuda, kegiatan itu diharapkan mampu membantu konsentrasi pada penderita. Selain itu juga membantu dalam bersosialisasi dengan anak-anak lainnya.

Anak anak diberikan kegiatan mulai dari dilatih memberi makan, menyisir rambut dan ekor. Selain itu juga memandikan, memasang pelana serta menunggang kuda.

Terapi itu dituturkannya, mampu membantu konsentrasi dan mengurangi agresifitas penderita autis. Berinteraksi dengan kuda menimbulkan rasa senang pada anak autis serta membantu memfokuskan konsentrasi.

Psikolog perkembangan anak UGM Prof Endang Ekowarni menyebutkan, terapi berkuda tergantung pada kondisi pasien dan terapis. Insya Allah, jika istiqamah melakukannya, kesembuhan perlahan bisa didapatkan.

Khusus di Padang, kuda tentu bisa dipinjam di beberapa tempat wisata seperti di Lubuk Minturun. Atau bisa juga minta tolong pada kusir bendi, untuk meminjamkan kudanya beberapa jam. Hendri Nova


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: