Oleh: hendrinova | Juni 10, 2012

KB Dengan Sistem Kalender

Pasangan yang alergi KB dengan alat-alat yang telah ada, bisa mencoba KB dengan sistem kalender. Walau cara ini berat bagi yang kurang bisa menahan diri, setidaknya bisa menjadi alternatif.

Suami istri harus tahu, kalau seorang perempuan yang subur, setiap bulan akan menghasilkan satu atau dua sel telur. Jika setiap bulan secara rutin seorang perempuan mendapat menstruasi, maka jumlah sel telur dalam tubuhnya akan terus berkurang dan semakin sedikit, sehingga tibalah saat yang disebut menopause.

Sel telur  atau ovum ini seperti dirilis bidancare, awal mulanya adalah embrional oogonium, yang menjadi cikal bakal terbentuknya ovum atau sel telur tersebut. Menurut usia perempuan jumlah oogonium ini berbeda-beda.

Menurut sinopsis obstetri, Prof. DR Rustam Muchtar MPH, DSOG,  bayi baru lahir memiliki 750. 000 oogonium. Anak berusia 6 – 15 tahun punya 439. 000 oogonium.

Saat usia 16 – 25 tahun ada 159.000 oogonium. Pada usia 26 – 35 tahun ada 59.000  oogonium, dan usia 35 – 45 tahun terdapat   34.000 oogonium. Begitu masa menopouse, maka semuanya jadi hilang.

Untuk memahami KB sistem kalender, baiknya memahami dulu fungsi kedua  indung telur atau ovarium. Ovarium adalah organ reproduksi yang sangat penting bagi perempuan. Tanpa ovarium maka seorang perempuan  tidak akan pernah menghasilkan sel telur.

Jumlah indung telur ada dua, yakni  di kanan dan kiri dari luar sisi rahim. Indung telur ini menghasilkan hormon estrogen dan progesteron.

Pada keadaan dimana siklus menstruasi berlangsung  rutin setiap bulan, menjadi salah satu pertanda  fungsi hormon estrogen dan progesteron berlangsung normal. Maka seorang perempuan dapat dikatakan memiliki siklus teratur.

Di sinilah kunci utama keberhasilan  KB kalender. KB dengan sistem kalender hanya bisa dilakukan pada perempuan  yang memiliki siklus menstruasi teratur.

Untuk dapat mencapai keberhasilan dalam ber KB dengan sistem kalender, disarankan seorang perempuan/ibu melakukan pengamatan dulu sekurang – kurangnya selama 3 bulan siklus menstruasi.

Pada umumnya siklus menstruasi ini ada beberapa perbedaan waktu berselang. Ada seorang perempuan yang  mempunyai siklus panjang,  dan ada pula yang memiliki siklus pendek. Bila siklus tetap dan teratur umumnya  siklus 28 hari.

Lalu kapan masa subur bisa diketahui dengan sistem kalender ?
Masa subur terjadi pada hari ke 14 sebelum masa menstruasi berikutnya. Sebagai contoh, bila seorang perempuan mendapat menstruasi teratur dan selesai periode menstruasi pada tanggal 1, maka masa subur akan datang sekitar tanggal 28,  jadi pada tanggal 14  seorang perempuan akan mengalami masa subur. saat inilah sel telur matang dan siap dibuahi.

Bila pada saat ini melakukan hubungan suami istri maka peluang hamil cukup besar (dengan catatan kondisi sperma dalam keadaan baik dan sehat). Jadi keberhasilan hamil atau tidak, tetap ada peran suami.

Namun jika ingin menghindari kehamilan maka harus berpantang hubungan suami istri pada masa menjelang masa subur. Sebabnya tidak lain karena sperma masih bisa bertahan sampai 2 x 24 jam setelah ejakulasi.

Hari pantang hubungan  di mulai 2 atau 3 hari sebelum masa subur,  ditambah 2 atau 3 hari sesudahnya. Sambil memperhatikan pengeluaran lendir yang keluar dari alat kelamin.

Bila merencanakan kehamilan, maka disarankan melakukan hubungan seksual pada saat 2 hari sebelum masa subur. Yakni sekitar tanggal 12  sampai  dengan 2 hari sesudahnya yakni tanggal 16.

Cara ber – KB dengan sistem kalender ini sangat dianjurkan dari sisi agama,  karena bersifat alamiah. Hal – hal yang harus diperhatikan, terkait dengan kondisi tekanan mental, stres pekerjaan dan kondisi gizi.
 Status kesehatan sangat berpengaruh terhadap kestabilan fungsi hormon dalam tubuh perempuan. Meskipun demikian tak sedikit para ibu yang berhasil menggunakan metode ini.

Sudah pasti sistem kalender tidak akan mengeluarkan banyak biaya dan minim efek samping. Jadi gunakan sebaik mungkin dan tetap awasi tanggalnya.

Kalau mau berhubungan juga di saat masa subur, sang suami tentu bisa memakai kondom atau ejakulasi di luar rahim. Walau mengurangi kenikmatan, setidaknya bisa menjarakkan kelahiran. hendri nova


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: