Oleh: hendrinova | Juni 10, 2012

Belajar Kuat dari Ulama

<!–[if !mso]>st1\:*{behavior:url(#ieooui) } <![endif]–>

Judul: Cobaan Para Ulama
Penulis : Syaikh Syarif Abdul Aziz
Penerbit : Pustaka Al-Kautsar
Cetakan : Pertama, Februari 2012
Tebal : xvi + 349 Halaman
Tanda Allah menyukai suatu kaum, bisa dilihat dari ujian yang mereka terima. Makin sering diuji, pertanda Allah makin suka dan sayang. Soalnya, hasil dari ujian itu, bisa menaikkan derajat mereka di surga.
Jika Allah SWT selesai melakukan pengujian yang menguras air mata, maka yang tersisa setelah itu ujian kesenangan. Sayang banyak manusia yang kalah ketika diuji dengan kesenangan, tak sama saat diuji dengan kesusahan, mereka dekat sekali dengan Allah SWT.
Ujian yang diberikan Allah SWT, memang terkhusu pada umat atau manusia terpilih. Hampir semua nabi dan rasul diuji, dan hampir keseluruhannya lolos ujian.
Generasi selanjutnya berupa para ulama, juga akan diuji dengan ujian yang kadarnya beda sedikit dengan nabi dan rasul. Terbukti, banyak ulama juga lolos dengan ujian-ujian tersebut.
Nah, bagi mereka yang juga ingin mengikuti jejak para ulama, maka bersiap pulalah untuk ujian yang akan menghadang. Bukan berarti Allah tidak sayang, malah sebaliknya sangat sayang, maka diberi ujian agar bisa naik kelas.
Untuk mengetahui ujian-ujian apa yang pernah dialami para ulama, maka buku berjudul “Cobaan Para Ulama” ini, bisa dijadikan panduan. Tak tanggung-tanggung, ada 29 kisah ulama besar yang ditampilkan, terkait ujian yang mereka terima selama usaha menjadi ulama.
Cobaan yang menimpa Imam Ahmad, Imam Abu Hanifah, Imam Ahmad, Imam Asy-Syafi’I, Imam Al Bukhari, An-Nasa’I dan masih banyak lagi, dibeberkan dengan sangat gamblang dalam buku ini. Coba bandingkan dengan ujian yang kita terima, sudah setarakah? Sudah pasti masih jauh.
Membaca ujian-ujian yang diterima para ulama ini, tentu akan membuat iman semakin kuat dan memandang ujian yang diterima belum ada apa-apanya. Rasa kecil di depan Allah SWT tentu akan datang dengan sendirinya, kalau selama ini kita memang lebih banyak mengeluh.
Memang hanya mereka yang diberi kefahaman saja yang mampu menerima ujian dengan suka cita. Baginya, ujian adalah rahmat pertanda Allah makin sayang dan meninggikan derajatnya di surga.
Ujian yang diterima akan dianggap penghapus dosa, sehingga kedatangannya bak setetes air di tengah padang pasir. Jadi pastikan anda mengambil hikmah dan teladan setelah membacanya.
Jadilah pribadi baru yang menerima ujian dengan lapang dada. Yakinkan diri anda, bahwa anda insan terpilih yang dipercaya untuk menjalani ujian Allah SWT. Peresensi ; Hendri Nova

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: