Oleh: hendrinova | Juni 10, 2012

Area 407 ; Dari Bencana Menuju Akhir Hidup


Trish (Abigail Schrader) sangat gembira dengan perjalanan pulangnya ke rumah dengan pesawat terbang. Bersama kamera kecilnya, ia coba mengabadikan perjalanan, tanpa ingin terlewat sedikitpun.

Kakaknya Jessie (Samantha Lester) yang semula jengah dengan tingkah adiknya, jadi membiarkan saja dan mencoba menerima kelakukan kekanak-kanakannya. Ia membiarkan Trish melakukan kesenangannya.

Ia bahkan jadi senyum-senyum sendiri, saat Trish ditegur pramugari agar mematikan kameranya saat take off. Namun lagi-lagi Trish coba mencuri-curi, walau akhirnya mematikan sebentar.

Saat pesawat sudah sukses mengangkasa, Trish kembali melanjutkan hobinya. Beberapa penumpang ia dekati dan disapa dengan ramah. Kecuali seorang pria gemuk yang sepertinya temparamental.

Penerbangan Trish kali ini, bertepatan dengan pertukaran tahun. Pramugari kemudian membagikan pernak-pernik tahun baru, dan semua penumpang menghitung mundur, detak detik pergantian tahun.

Kegembiraan penumpang tak berlangsung lama, karena kemudian pesawat mengalami gangguan. Seberapa hebat pramugari coba menenangkan, penumpang tak ayal tak bisa menghilangkan kecemasan.

Apalagi saat masker oksigen jatuh, kepanikan jadi tak terkendali. Selanjutnya pesawat berdebum jatuh dan kamera Trish mati seketika.

Beberapa menit kemudian kamera Trish kembali menyala dan itu menjadi satu-satunya cahaya bagi semua penumpang. Semua penumpang terluka, termasuk si pramugari.

Dalam kondisi itu, pramugari tetap berusaha menghibur dan meminta tenang. Sayang si pria gendut tak bisa diam dan itu membuat pertengkaran antar mereka.

Saat si pramugari mencoba mencari makanan dan selimut di bangkai pesawat, ia terpekik dan diseret makhluk besar yang belum jelas ukurannya. Penumpang yang tersisa tak ayal kalang kabut mencoba menyelamatkan, walau pada akhirnya hanya bisa membiarkan si pramugari meregang nyawa sendiri.

Penumpang yang selamat Jimmy (James Lyons) mencoba bersama-sama dengan Jessi dan Trish mencari jalan selamat. Mereka akhirnya sampai di sebuah rumah tua. Cukup lama mereka ada di sana, sebelum sebuah cahaya mobil mendekati.

Mereka pun berteriak agar diberi pertolongan. Tapi entah mengapa si pemilik mobil malah pergi dan meninggalkan mereka dalam kebingungan.

Rombongan yang selamat dari tragedi pesawat itu, berhenti di sebuah rumah setelah salah seorang rekan mereka, kembali jadi korban makhluk yang sangat besar. Mereka mendapat komunikasi radio. Jessie mencoba melakukan kontak.

Mereka oleh suara di radio diminta kembali ke bangkai pesawat, untuk menghidupkan alarm agar bisa dilacak. Akhirnya rombongan kembali ke pesawat dalam ancaman makhluk misterius.

Di perjalanan mereka mendapatkan sebuah mobil yang ditinggalkan pemiliknya. Lagi-lagi mereka diserang dan itu membuat mereka meninggalkan mobil menuju bangkai pesawat.

Sesampai di bangkai pesawat, Jimmy mendapatkan serangan makhluk itu. Kini tinggalah kakak beradik Trish dan Jessie yang coba mencari jalan selamat.

Waktu itu hari telah pagi. Mereka sampai di sebuah jalan. Dari kejauhan satu mobil mendekat. Harapan hidup bermekaran di hati keduanya.

Begitu mobil berhenti, pemilik mempersilahkan masuk. Begitu keduanya di dalam mobil, pistol milik lelaki itu menyalak. Jessie tersungkur.

Film karya Sutradara Dale Fabrigar dan Everette Wallin ini, bisa dikatakan tidak bisa menjawab masalah yang ditawarkan. Kenapa makhluk itu ada, dan area apakah tempat mereka berada.

Bahkan makhluk yang jadi sumber teror juga tidak diungkap. Film ini hanya menyisakan ketidakpuasan penonton, karena terkesan digarap untuk membuat penasaran.

Tampilan film juga dibuat bak sebuah kejadian sebenarnya. Hanya ada kamera Trish yang jadi sumber informasi. Mungkin karena itulah, tak semua fakta coba dibeberkan. Setidaknya sewaktu di rumah tua, sekelumit informasi bisa didapat. Sayang itu tidak dilakukan sang sutradara. hendri nova

Jenis : Horor
Pemain : Abigail Schrader, Samantha Lester and James Lyons
Sutradara : Dale Fabrigar, Everette Wallin


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: