Oleh: hendrinova | April 22, 2012

Teror Ketakutan

Judul                : Membentangkan Ketakutan
Pengarang        : Shofwan Al Banna
Cetakan           : Pertama 2011
Penerbit            : Pro-U Media
Tebal                : 208 halaman
Isu terorisme terus menjadi momok bagi semua bangsa. Sayang, isu itu lebih menkultuskan satu agama yakni Islam, dengan diambilnya sosok Usamah Bin Laden sebagai tertuduh penghancuran WTC.
Walau banyak kontroversi akan runtuhnya WTC, Pemerintah Amerika sebagai pengusung kata terorisme, tidak membuka masalah itu secara independen. Sementara protes terus berlanjut dan sayang luput dari media. Amerika ternyata sangat berhasil membungkam kebebasan bicara media mereka.
Amerika terus membentangkan ketakutan dengan terus meneror bangsa lain. Sukses menggulingkan Pemerintah Irak Saddam Husein dalam sebuah perang yang pengecut, Amerika meneruskan teror dengan meluluhlantakan Afghanista dengan sistem keroyok juga.
Kini mereka mencoba mengeroyok Iran, meski sedikit jerih dengan pertahanan negara Mullah itu. Amerika membentangkan ketakutan dengan sanksi ekonomi, agar Iran menjadi lumpuh.
Sayang teror itu tidak ampuh, karena banyak negara di dunia yang membutuhkan minyak Iran. Akibat dari kebijakan kurang ajar Amerika ini, di Indonesia telah terjadi demo besar-besaran menolak kenaikan harga BBM, akibat melambungnya harga minyak dunia.
Membentangkan ketakutan, emmang itulah kerja negara Amerika. Mereka mencoba mempertahankan pengaruhnya di dunia meski di dalam sudah mulai rapuh. Perekonomian negara itu mulai hancur, dan pengangguran juga meningkat.
Tujuan Amerika menebar teror dan perang, juga tidak terlepas dari bisnis senjata dan tempat uji coba senjata nuklir. Kalau ada negara yang terus perang, maka bisnis senjata Amerika akan terus mengepul.
Percobaan-percobaan senjata nuklir terus jalan, karena ada konsumen yang mau membeli. Sudah pasti tidak ada niat Amerika untuk kedamaian di dunia, selagi ada pabrik senjata.
Kalau memang Amerika ingin agara senjata musnah di dunia ini, maka yang perlu dihancurkan  terlebih dahulu pabrik senjata. Kalau tak ada lagi produksi, niscaya tidak akan ada peperangan dengan senjata berbahaya bagi lingkungan dan kemanusian.
Perang dengan konfrontasi langsung jauh lebih jantan daripada perang dengan cara senjata. Namun inilah yang tidak akan dilakoni Amerika, karena mereka takut konfrontasi langsung.
Buku “Membentangkan Ketakutan” ini layak anda baca, agar tahun agenda Amerika di balik teror yang mereka bangun. Tentu anda akan berhati-hati dalam menyikapi semua tindakan Amerika. Peresensi Hendri Nova

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: