Oleh: hendrinova | April 22, 2012

Pengorbanan Sang Pecinta

<!–[if !mso]>st1\:*{behavior:url(#ieooui) } <![endif]–>

Judul: Deharrnonie
Penulis : Yanti Soeparmo
Penerbit : Laksana
Cetakan : Pertama, Maret  2011
Tebal : 384 Halaman
Harapan Salma untuk bisa bertemu dengan suaminya Dokter Rafael van Den Berg kesampaian di Societeit De Harmonie. Ia menyamar jadi pelayan, pada acara peringatan ulang tahun Ratu Wilhelmina. Waktu itu Salma tidak berani mendekat, karena melihat Rafa bersama seorang nona Belanda.
Rafa sendiri sebenarnya juga dalam usaha mencari Salma yang pergi dari sisinya karena insiden pembunuhan massal tentara kompeni. Sejak berpisah dari Salma, gairah hidupnya seakan lenyap. Ia pun terpaksa mengikuti upaya perjodohan yang dilakukan orang tuanya.
Saat pesta sedang ramai-ramainya, Rafa keluar mencari angin. Jujur hatinya saat itu masih gundah gulana memikirkan Salma. Gairah hidup telah hilang bersama hilangnya orang yang dicintainya itu.
Lamunan Rafa terganggu, karena suara gaduh Mayor Vlekke. Ia memarahi pelayan yang tak sengaja menumpahkan kuah sup di bajunya. Sekilas Rafa melihat wanita yang mirip Salma mau membersihkan baju Vlekke. Ia bergerak mengejar, namun pintu dapur tertutup sebelum Rafa dapat memastikan itu Salma.
Rafa kembali pada tempatnya semula. Tak lama kemudian ia dikejutkan dengan wajah Salma yang pucat pasi. Ketika ditanya ada apa, ia hanya bisa menunjuk ke arah kereta kuda. Penasaran dengan apa yang terjadi, ia melihat ke dalam kereta. Di sana ia melihat sebuah pisau tertancap di dada Vlekke.
Polisi datang beberapa waktu kemudian. Saat itu Inspektur Hasselar yang ikut pesta langsung mengambil alih. Ia langsung melakukan investigasi. Ia meminta keterangan pada Midin si kusir kereta Vlekke. Midin menjawab dengan tenang, sehingga lolos dari kecurigaan.
Saat interogassi beralih pada Salma, ia sangat takut dan gugup. Bajunya yang terkena darah ayam disita dan Salma berada di ujung tanduk. Saat itulah Rafa yang sudah sadar kalau wanita itu istri yang selama ini hilang dari sisinya, secara mengejutkan membuat pengakuan dialah yang membunuh.
Rafa langsung diborgol dan digelandang ke penjara. Hasselar sendiri merasa ada keanehan dalam kasus terbunuhnya Vlekke. Esoknya ayah Rafa datang menjenguk ke penjara. Namum ayah dan anak itu malah bertengkar tentang kasih sayang yang tidak ia dapat dari kecil.
Ayah Rafa kemudian membujuk tunangan Rafa, Anne, untuk membujuk. Sayang Rafa bergeming dan tetap mengakui dialah yang harus bertanggung jawab.
Saat Salma datang menjenguk Rafa, tanpa diduga ia membuat pengakuan dialah yang membunuh Vlekke. Hasselar makin merasa ada keanehan dalam kassus Vlekke. Hingga akhirrnya ia mendapat titik terang, setelah mendapatkan pistol pribadi milik Vlekke.
Pistol itu sebelumnya ada sama Daniel, peranakan Indo Eropa. Ia menjual pistol Vlekke pada seorang kru kapal. Dari Daniellah kebenaran mulai menampakan titik terang akan siapa yang membunuh Vlekke dan apa motif di belakangnya.
Novel karya orang Pariaman, Yanti Soeparmo ini, berlatar belakang  kriminal, sesuai basic Yanti sebagai wartawan kriminal. Pembaca ia bawa ke suasana Batavia tahun 1920. Sudah pasti novel ini telah melalui riset yang ketat, sehingga memilikinya berarti memiliki sebuah catatan sejarah.
Banyak tempat yang akan membuat anda berdecak kagum akan sejarahnya terdahulu, kemudian berganti nama menjadi lembaga Indonesia. Novel ini, lumayan menyita logika berfikir anda, karena kasusnya dibuat sedikit berbelit dan agak susah diurai. Lalu apakah Salma dan Rafa bisa kembali bersatu, anda bisa mengetahuinya di akhir novel ini. Hendri Nova

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: