Oleh: hendrinova | April 22, 2012

Cerdas dan Shaleh Berkat ASI


 

Judul Buku       : Cerdas dan Salehkan Bayi Anda dengan ASI
Pengarang        : Sumaryatin Zarkasyi
Penerbit            : Pro-U Media
Cetakan           : Pertama  2011
Tebal buku       : 128 Halaman
Air Susu Ibu (ASI) memberi pengaruh besar pada perkembangan otak bayi. Ibu yang rajin memberi ASI pada anaknya, amaka kedekatan empsionalnya jadi lebih terbina.
Beda dengan orangtua yang tidak menyusui bayinya, maka rasa keterikatan batin itu jadi jauh berkurang. Sang ibu bisa menikmati dan saling mendengarkan degup jantung masing-masing.
ASI diproduksi sesuai dengan kebutuhan, dengan kualitas suhu yang menjaminnya takan pernah basi. Ibu-ibu yang selalu memberikan ASI pada anak-anaknya, dengan sendiri telah memperlancar jalan darahnya seputa payudara.
Kaum ibu tentu harus mengetahui kelebihan ASI dibanding susu formula. ASI sudah pasti murah, sehat dan mudah dalam memberikannya. ASI mengandung zat yang dapat meninggikan daya tahan bayi terhadap penyakit.
Sudah pasti ASI mengandung banyak makanan yang diperlukan bayi. Menyusui berarti menjalin kasih sayang bunda dengan sang anak. Dan satu hal penting lainnya, menyusui dapat mempercepat bunda menjadi langsing kembali setelah melahirkan.
Beberapa ahli juga telah mengeluarkan banyak keunggulan ASI. Menurut Douglas, menyusui menjadikan bayi jadi lebih cepat jalan. Sementara menurut Perchevis, menyusui menjadikan perkembangan motorik bayi lebih cepat.
Menurut Rogan dan Gladen, kognitif, daya ingat,d an perbendaharaan kata bayi yang disusui ASI lebih baik. Sementara hasil penelitian dari Universitas Bristol mengungkapkan 8 dari 10 penelitian populasi dari 3 penelitian pada prematur,  menunjukan anak yang diberi ASI rata-rata memiliki kecerdasan lebih dari anak yang hanya diberi susu formula.
Makin lama bayi disusui, maka makin jelas perbedaannya. Penelitian terhadap 400 anak menggunakan beberapa tes menunjukan bahwa IQ tertinggi (130 atau lebih) dicapai anak-anak yang disusui antara 4-9 bulan. Penelitian 771 bayi yang diberi ASI, menghasilkan 8 poin lebih tinggi pada tes mental development.
Sementara di Spanyol, 229 bayi yang diberi susu formula, mengalami perkembangan mental lebih rendah. Tindak lanjut penelitian di Selandia Baru, menunjukan bayi-bati yang disusui, perkembangan bahasa dan IQ-nya lebih tinggi pada usia 3,5 dan 7 tahun.
Bayi ASI eksklusif tumbuh menjadi anak lebih sehat, dan memiliki kecerdasan intelektual lebih tinggi. Selain itu, juga memiliki kecerdasan emosional lebih baik, dan mampu bersosialisasi lebih baik.
Bahkan penelitian pada 3.253 orang Denmark didapatkan hubungan antara lama pemberian ASI dan peningkatan IQ. Orang yang disusui kurang dari satu bulan, mempunyai IQ 5 poin lebih rendah dari yang disusui setidaknya 7-9 bulan.
Buku berjudul Cerdas dan Salehkan Bayi Anda dengan ASI, akan membimbing para orangtua khusunya ibu, untuk lebih memperhatikan ASI. Tentu para ayah juag harus memberi perhatian, dengan memberikan makanan bergizi pada istri.
Bagi anda yang telah menyepelekan ASI, maka kerugian tentu buat anda sendiri. Dan buku ini akan membuka mata hati anda, untuk memberikan ASI pada buah hati. Hendri Nova

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: