Oleh: hendrinova | Februari 1, 2012

Memperbanyak Bakteri Baik di Usus

Tubuh manusia telah dibekali Allah SWT dengan segala bentuk pertahanan. Saat ada bakteri jahat masuk dalam usus, di dalanya sudah ada zat HCL yang akan memberikan perlawanan.

Selain itu, tentara usus bernama bakteri baik juga tidak akan tinggal diam. Ia akan melawan semua bakteri jahat, sehingga mati dan kemudian dikeluarkan dalam tinja.

Nah, sebagai manusia pemilik tubuh, tinggal tugas memperbanyak tentara ini, agar selalu kuat dalam jumlah banyak. Tentu dibutuhkan usaha, agar mereka berada dalam jumlah mencukupi.

Sebagaimana dirilis Intisari-Online.com, ada tiga jenis bakteri dasar dalam sistem pencernaan manusia, sehingga meningkatkan “bakteri bersahabat”. Probiotik ini dapat membantu menyeimbangkan pH saluran usus, dan menciptakan lingkungan yang kurang disukai bakteri patogen.

Penelitian menunjukkan bahwa probiotik membantu melawan berbagai kondisi medis termasuk: alergi, kolesterol (dalam hal ini membantu meningkatkan kolesterol baik), kanker usus, tekanan darah tinggi, sindrom iritasi usus, dan diare. Probiotik juga meningkatkan sistem kekebalan tubuh, terutama selama musim dingin dan flu.

Suplemen probiotik – yang sering mengandung anggota lactobacillus dan kelompok bakteri bifidobacterium – yang populer, tapi sayangnya banyak dari suplemen ini mengandung sedikit bakteri baik. Namun dengan bantuan beberapa makanan, bisa meningkatkan jumlah bakteri menguntungkan dalam saluran pencernaan, tanpa suplemen sama sekali.

Minuman yang bisa dilirik antaranya Kefir. Minuman kefir mengandung campuran ragi dan bakteri menguntungkan. Minuman ini mengandung 10 mikroorganisme aktif. Kefir merupakan probiotik yang lebih baik daripada produk lain seperti susu fermentasi, yoghurt, atau buttermilk.

Yoghurt, Krim Sour, dan Cottage cheese, tidak semuanya mengandung kultur hidup. Jadi pastikan saja membaca label dengan hati-hati dan jaminan label “kultur hidup dan aktif”.

Dari buah-buahan bisa dengan memakan apel. Sebuah studi pada seekor tikus yang mengonsumsi makanan tinggi pektin (komponen serat makanan dalam apel), dan dibandingkan dengan tikus yang makan normal. Tikus yang makan tinggi pektin mengalami peningkatan jumlah bakteri yang menguntungkan pada ususnya.

Meskipun peneliti tidak yakin apakah akan berefek sama pada manusia. Namun dapat disimpulkan bahwa makan apel secara teratur, bakteri baik yang membantu menghasilkan asam lemak rantai pendek, akan menghasilkan pH yang ideal bagi keseimbangan mikroorganisme yang menguntungkan.

Penyuka acar ataupun asinan kubis, juga dapat manfaat ini. Pada dasarnya fermentasi kubis; asinan kubis, mengandung Lactobasilus plantarum dan baik bagi sistem kekebalan tubuh. Makanan ini juga memiliki kemampuan untuk mengurangi pertumbuhan ragi yang merugikan.

Terakhir miso yang terbuat dari kedelai yang difermentasi, pasta miso bisa digunakan untuk membuat sup, hidangan semusim, atau sebagai bumbu. Dengan adanya lactobacillus acidophilus yang dikandung dalam miso, cukup satu porsi saja, bakteri baik sudah tercukupi dalam usus.

Nah anda yang ingin memiliki tentara kuat dalam usus, bisa memilih salah satunya yang tentunya terjangkau di kantong. Agar tak bosan, baiknya dimakan secara selang-seling. Hendri Nova


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: