Oleh: hendrinova | Desember 30, 2011

Paham Permainan Psikologi


Interaksi dengan manusia di lingkungan sekitar, melahirkan banyak pengalaman unik. Kadang ada gembira, mengesalkan dan tak jarang mengundang pertengkaran.

Tak jarang ditemui orang-orang yang hanya enak mencandai orang lain, namun langsung marah besar kalau dirinya dicandai. Ia hanya mau menjadikan orang lain bahan ejekan dan menolak mentah-mentah jika dirinya diperlakukan sama.

Ada juga orang yang gampang gembira dan cepat pula menjadi sedih. Akibatnya orang yang bersamanya menjadi salah tingkah. Dua sifat yang berbeda, kadang sangat membingungkan untuk diambil tindakan.

Manusia berikutnya bersifat angin-anginan. Jika sekarang ia berkata A, jangan harap sebentar lagi tetap A, namun bisa B atau C. Orang seperti ini, hanya bertiup kemana angin membawanya berayun.

Menurut penulis buku berjudul ‘Mengerti Permainan Psikologi’ Dr.Adil Shadiq, kondisi itu disebabkan oleh karena manusia memiliki tiga ego. Ego pertama disebuty ego anak-anak, lalu ego dewasa dan terahir egi orangtua.

Jika pandai menyeimbangkan ketiga ego ini, maka seseorang bisa meraih kesuksesan dan kebahagian. Namun jika tumpang tindih, hubungan sosial akan terganggu dan berakibat lebih fatal.

Membaca buku ini, akan menuntun pembaca mengerti kelemahan diri dan tidak teralu memaksakan diri. Soalnya, hampir tidak ada manusia yang sempurna. Jika ia hebat dalam akademik, ia bisa saja tak mampu di bidang olahraga.

Jika di akademik ia mendulang pujian, maka di olahraga ia menuai cemoohan. Jika tak bisa menjaga hati, maka akan menderita beban psikologi berkelanjutan. Maka dari itu, memahami permainan psikologi akan menuntun untuk menjadi lebih baik.

Tidak melulu berteori dalam menyampaikan gagasan pada pembaca, Dr.Adil juga membuat ilustrasi dari cerita-cerita, sehingga lebih gampang dicerna. Contoh-contoh tersebut sering terjadi dalam kehidupan, sehingga memungkinkan untuk diambil hikmahnya.

Pembaca juga akan diperkenalkan lebih lanjut akan kunci kepribadian terkait tiga ego. Ego orangtua lebih dari sekedar suara dan gambar. Jika diputar ulang, ia bak kaset rekaman yang ditampilkan lagi. Pengalaman itu, juga tak bisa dipecah-pecah.

Sementara ego anak-anak harus dikendalikan sedemekian rupa, agar tak menguasai diri. Kalau dipelihara, ego anak akan membuat orang muak dan jijik dengan segala tingkah yang bersangkutan.

Sedangkan ego dewasa, indikator utamanya adalah kemampuan berpikir secara baik. Kemampuan itu tumbuh sejak fase kanak-kanak pertama dan terus berlanjut sepanjang hidup, selama tidak ada sesuatu yang menghalanginya.

Ego dewasa mulai berfungsi sejak usia 10 bulan dan selama otak tak terkena gangguan serius. Di usia itu, seorang anak memiliki fokus perhatian yang tinggi akan suatu objek. Ia akan mengamati lama, akan mainan yang ia pegang, orang yang lebih dewasa darinya dan lainnya.

Jika ketiga ego itu sudah dikuasai, maka seseorang bisa membangun hubungan sosial menjadi lebih baik tanpa menggadaikan kepribadian. Buku ini, sangat berharga untuk anda dan keluarga miliki. Hendri Nova

Judul: Mengerti Permainan Psikologi
Penulis : Dr.Adil Shadiq
Penerbit :Zaman
Cetakan : Pertama 2011
Tebal : 250 Halaman


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: