Oleh: hendrinova | Desember 29, 2011

Timun Suri Sahabat Usus


Orang Minang banyak yang tidak kenal tumbuhan ini, karena memang hampir tak ada yang menanamnya. Tapi kalau jalan ke daerah Medan, di beberapa daerah buah-buahan ini malah dijual dipinggir jalan. Apalagi di Aceh, buah ini lumayan banyak di sana.

Pamor timun suri, makin mentereng di bulan puasa. Soalnya, buah ini memang sangat enak dimakan sebagai teman berbuka puasa. Dibuat apa saja, rasanya tetaplah enak. Biasanya dijadikan teman saat minum es.

Timun suri lumayan mudah tumbuh di daerah tertentu, dan perawatannya tidak sesulit tanaman buah lainnya. Ia bisa tumbuh di areal pemukiman atau tempat-tempat subur lainnya.

Untu merawatnya tidaklah sukar. Kalau terus disiram dan diberi pupuk, dalam tempo yang tidak begitu lama ia sudah besar dan berbuah banyak. Harganya lumayan terjangkau, sekitar Rp10 ribu hingga 20 ribu perbuah.

Buah yang dalam bahasa latin dikenal sebagai Curcumis ativus ini, berbentuk lonjong dengan warna kulit kuning dan halus. Bila ditelisik, teksturnya mudah rusak ketika matang, beraroma harum dan daging buah bercitarasa manis serta miliki kadar air yang cukup tinggi sehingga bisa menambah kesegaran selepas berpuasa.

Berdasarkan hasil penelitian seperti dirilis tnol.co.id, buah ini mengandung mineral kalium dan provitamin. Serat di dalam timun suri mampu mencegah timbulnya kanker saluran pencernaan, seperti kanker usus dan kolon. Hal ini disebabkan sifat serat timun suri yang mengikat zat-zat karsinogen penyebab kanker yang ada di saluran pencernaan.

Ia juga kaya akan provitamin A, berfungsi menjaga kesehatan mata dan sebagai antioksidan alami pencegah rusaknya sel tubuh penyebab penuaan dini. Vitamin C di dalam timun suri termasuk tinggi. Keberadaan vitamin C inilah yang dapat mencegah timbulnya gangguan penyakit flu dan infeksi.

Hal ini disebabkan sifat vitamin C yang berfungsi sebagai anti virus dan pencegah infeksi. Selain vitamin, mineral esensial seperti kalsium, fosfor dan zat besi juga banyak terdapat di dalam timun suri.

Tak hanya itu, kandungan zat gizi dan nir gizi yang terkandung di dalam buah timun suri bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh, menyehatkan fungsi ginjal dan limpa, dan menurunkan tekanan darah.
Oleh karena itu, disarankan memakan buah ini tidak di bulan puasa saja. Sekali-sekali jadikan ia selingan buah favorit yang dimakan anggota keluarga. Hendri Nova


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: