Oleh: hendrinova | Desember 27, 2011

‘Laki-Laki Lasut’ ; Digarap Asal Jadi


Tora Sudiro, Dwi Sasono, dan Mike memang totalitas bermain dalam sinetron ‘Laki-Laki Lasut’. Sayang keseriusan mereka tak diimbangi skenario yang bagus, sehingga sinetronnya jadi kacangan.

Semangat mencontoh film Korea, tak diikuti dengan pendukung cerita. Sebagai contoh, saat Dwi Sasono diperebutkan dua cewek, produser langsung mengubah ketiganya berpakaian wayang.

Pikiran penonton, itu hanya bayangan dalam otak masing-masing. Namun apa lacur, ternyata itu beneran… Jadi kapan tuh ganti pakaiannya.

Harusnya cerita dikembali ke alam nyata, kalau memang ingin mengakhiri, sehingga kesannya tetap gambaran dalam kepala. Kalau begini terus, makin hancurlah sinetron Indonesia.

Padahal sinetroni ini lumayan menghibur, walau banyak cerita yang merupakan pengulangan semata. Moga-moga sang sutradara memperhatikan kesalahannya. Hendri Nova


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: