Oleh: hendrinova | Desember 23, 2011

Colombiana ; Dendam Masa Kecil


Cateleya (Amandla Stenberg) hanya bisa menatap kematian orangtuanya di tangan mafia. Ia pun menggenggam erat pesan dan barang titipan orangtuanya, sebelum mereka tewas ditembak.

Saat Marco (Jordi Mollà) mengancamnya untuk memberikan barang titipan itu, dengan gerakan kilat Cataleya menancapkan pisau di tangan Marco.

Setelah itu, dengan sigap Cataleya melompat jendela dan bergelantungan menyelamatkan diri dari tembakan. Mafia terus memburunya, sebelum akhirnya ia masuk dalam ruang sempit di bawah tangga.

Yakin dirinya selamat, membuat Cataleya nekat mendatangi kedutaan besar Amerika. Ia pun memberikan sebuah chip yang memuat informasi penting. Imbalannya, Cataleya diterbangkan ke Amerika. Ia dapat uang dan didampingi beberapa petugas.

Cataleya yang sudah menyimpan dendam, minta izin ke kamar kecil, begitu pesawatnya mendarat di Amerika. Kesempatan itu ia gunakan untuk melarikan diri dan mencari seorang kenalan ayahnya. Cataleya kecil nan cerdik berhasil menemukan orang yang dicari dan sejak itu ia dididik menjadi pembunuh profesional.

Waktu berlalu dan Cataleya (Zoe Saldana) kini sudah jadi gadis remaja. Suatu hari ia menabrak mobil polisi dalam kondisi sangat mabuk. Ia ditangkap dan diselkan.

Namun itu hanyalah akal-akalan Cataleya, untuk membunuh salah seorang penjahat yang tertangkap. Dengan keahliannya, Cataleya sukses melakukan pembunuhan dan keluar kantor polisi dengan aman.

Sayang saat ia keluar, FBI mengendus motif pembunuhan. Gambar anggrek yang ia lukis di setiap tubuh korban, membuat polisi mencari informasi asal dari bunga tersebut.

Selesai membunuh atau dalam beberapa kesempatan, Cataleya selalu mengunjungi kekasihnya Danny (Michael Vartan) untuk berkencan. Danny yang iseng mengambil wajah Cataleya, membuat jejaknya tercium FBI.

Hasilnya, kediaman Cataleya dikepung dan itu membuat Cataleya menghancurkan segala jejaknya. Dan kini ia berada di rumah kepala operasi FBI untuk membuat perhitungan.

Sang kepala FBI sedikit pun tak menyangka, kalau keamanan rumahnya bisa ditembus Cataleya. Ia pun diancam akan kehilangan seluruh anggota keluarganya, jika nekat menghentikan langkah Cataleya. Sebagai tes awal, bom yang dipasang di bawah kursi, membuat nyali sang kepala FBI leleh.

Selanjutnya, Cataleya meneror pejabat FBI yang juga ingin memburunya. Cataleya yang mahir menembak dalam jarak jauh, membuat nyali yang bersangkutan hancur dan tak lagi mau menghalangi langkah Cataleya.

Perang tak imbangpun terjadi, karena Cataleya kini mengincar Marco yang sudah ada di Amerika. Sebuah roket ia tembakan dan kekacauan besarpun terjadi.

Film garapan Sutradara Olivier Megaton ini, layak diacungi jempol. Meski operasi Cataleya banyak didukung faktor kebetulan, setidaknya gerak lincah Cataleya mendapat decak kagum.

Sendirian melawan mafia, benar-benar hebat dan itulah yang berhasil dilakukannya. Bahkan FBI sendiri, berhasil dibungkam, jelas satu hal yang luar biasa.

Meski bergenre action, aksi si mata sayu Cataleya, tetap liar saat bersama Danny. Meski tak terlalu vulgar, film ini tetap diperuntukkan untuk kalangan dewasa. Hendri Nova

Jenis : action
Pemain : Zoe Saldana, Jordi Mollà, Lennie James, Michael Vartan
Sutradara : Olivier Megaton


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: