Oleh: hendrinova | November 15, 2011

Peran Ayah Saat Istri Menyusui

Seorang suami dituntut untuk memainkan peranan, saat sang istri menyusui bayinya. Perhatian akan gizi bagi bayi dan istri, akan membuat ASI yang dihasilkan berkualitas.

Menurut Ketua Umum Sentra Laktasi Indonesia, Dr. Utami Roesli SpA IBCLC FABM seperti dimuat balitakami.wordpress.com mengungkapkan, produksi ASI ditentukan oleh pikiran istri. Di sinilah ayah memainkan perannya, sebagai ayah ASI atau breastfeeding father.

Dikatakannya, pikiran negatif istri mempengaruhi produksi ASI. Sejumlah penelitian menunjukkan, peran ayah menentukan keberhasilan menyusui. Bahkan Michigan States University, disebutkan dr Utami, merekomendasikan pendidikan ASI bagi ayah.

Lalu apa yang harus dilakukan ayah saat sang istri menyusui. Menurut Dr. Utami ayah harus memastikan istri tidak sedih.

Peran ayah dimulai dengan menciptakan suasana positif yang nyaman untuk ibu. Memberikan motivasi dan memastikan istri tidak sedih, menjadi tugas penting suami. Karenanya perhatian khusus perlu diberikan saat masa menyusui.

Gangguan dari luar atau lingkungan bisa saja membuat istri stres. Suami perlu memberikan dukungan penuh dengan komunikasi yang baik sebagai kuncinya.

Ayah harus membekali diri dengan informasi. Internet membuka banyak informasi yang bisa membekali ayah untuk menyiapkan dirinya. Buku referensi seputar laktasi dan ASI eksklusif juga bisa menjadi pilihan lainnya.

Ayah ASI perlu berinisiatif mempelajari ilmu tentang menyusui ini. Bergabung dengan komunitas atau forum ibu menyusui juga positif dilakukan ayah ASI. Dengan begitu ayah bisa belajar dari pengalaman orangtua lainnya, dan saling memotivasi.

Lakukan juga konsultasi laktasi. Ketidaktahuan dan minim pengalaman umumnya dialami ayah baru. Jika merasa belum yakin dengan berbagai informasi yang diterima, sebaiknya lakukan konsultasi ke klinik laktasi misalnya.

Mungkin harus dibiasakan shopping di rumah sakit. ASI eksklusif di mulai dari inisiasi menyusui dini (IMD), saat ibu melahirkan. Ayah ASI yang komitmen mendukung ibu menyusui, sebaiknya memulai mencari informasi rumah sakit yang tepat sejak masa kehamilan istri.

Shopping rumah sakit ini penting, untuk mengetahui RS mana yang sayang bayi terutama mendukung ASI dan IMD. Melakukan konsultasi dengan manajemen rumah sakit menjadi hak Anda. Jadi, jangan ragu bertanya tentang IMD atau pelayanan rumah sakit sebagai persiapan melahirkan.

Tak ada salahnya juga berkonsultasi dengan dokter spesialis. Dokter anak atau dokter spesialis obygn menjadi sumber lain untuk mengumpulkan infomasi seputar ayah ASI.

Jangan sungkan bertanya, misalnya melalui berbagai workshop atau seminar. Kegiatan seminar bisa menjadi kesempatan baik memperoleh infomasi yang tepat dan benar. Atau datangi langsung dokter spesialis jika ingin mendapatkan pemahaman lebih rinci.

Jika ayah terus memainkan peran saat istri menyusui, istri akan merasa anak itu anak bersama. Ia tidak dibiarkan sendiri, untuk membesarkan anak-anaknya sampai mandiri. Hendri Nova

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: