Oleh: hendrinova | Juli 29, 2011

Source Code : Delapan Menit Mengubah Takdir


Kapten Colter Stevens (Jake Gyllenhaal) tersentak dari tidurnya. Ia tergagap karena ia tiba-tiba berada di dalam kereta api listrik menuju Chichago. Di depannya duduk Christina Warren (Michelle Monaghan) yang sepertinya sudah lama ia kenal.

Colter tidak menanggapi ocehan Christina dan berulangkali mengatakan dia bukan Sean Fentress Reflection (Frédérick De Grandpré). Dalam ketergagapannya, Colter pergi ke toilet kereta api.

Saat itulah ia melihat wajahnya di depan kaca yang memang bukan rupa dirinya. Makin penasaran, Colter membuka dompet dan mencari KTP. Ia pun mendapati KTP itu bertuliskan Sean dan bukan wajah dirinya.

Kala itu Christina masuk dan menanyakan kondisinya. Belum banyak mereka berkata-kata, sebuah ledakan besar menghancurleburkan kereta api listrik.

Colter terengah-engah akibat peristiwa mengerikan itu. Namun ia kini mendapati dirinya di sebuah ruangan tertutup. Di atas ruang itu hanya ada layar monitor. Seorang perempuan bernama Colleen Goodwin (Vera Farmiga), menanyakan peristiwa yang barusan ia alami.

Makin bingung dengan kondisinya, membuat Colter menanyakan mana unit yang ia pimpin di Afghanistan. Ia seorang kapten dalam sebuah operasi di Afghanistan. Kini kenapa berada dalam misi yang sama sekali tak ia mengerti.

Belum sempat dapat jawaban, Colter sudah dipaksa kembali ke dalam kereta, dalam waktu hanya 8 menit saja. Ia diminta mencari keberadaan bom yang meledakkan kereta.

Begitu berada di kereta, peristiwa awal kembali diulang bak sebuah kaset. Setelah menyerahkan tiket kereta, Colter langsung berupaya mencari lokasi bom. Dan ia menemukannya di atas atap lantai satu. Ia pun berniat membongkar bom, namun ketahuan pihak keamanan. Ia ditangkap dan sesaat kemudian bom kembali meledak.

Goodwin belum puas dengan hasil kerja Colter. Ia kembali diperintahkan untuk kembali dengan janji akan mengungkap misteri yang ingin ia ketahui. Kali ini Colter diminta menyelidiki orang yang sibuk bertelepon. Bom yang meledakkan kereta, bekerja dengan hubungan telepon seluler.

Mata Colter liar menatap semua penumpang, begitu kembali ke dalam kereta api listrik. Ia mencurigai seorang lelaki yang turun dari kereta. Ia pun terlibat perkelahian seru dengan lelaki itu, karena memaksakan kehendak. Colter terjatuh di atas rel, karena pukulan lelaki itu. Dan sebuah kereta api yang lewat, menghabisi nyawanya.

Colter kembali ke ruang yang disebut Source Code oleh Goodwin. Ia pun dapat penjelasan tentang sistem yang sedang berjalan. Bahwa kalau misinya berhasil kali ini, seluruh jiwa warga Amerika Serikat bisa diselamatkan. Jika pemicu bom ditemukan, maka misi itu dikatakan sukses.

Colter kembali dikirim ke dalam kereta api. Peristiwa serupa berulang dan Colter memfokuskan diri pada seorang lelaki berjenggot. Ia mencurigai lelaki itu yang memicu bom di kereta listrik, sayang tak ada bukti.

Fokus Colter terus mencari lelaki yang memicu bom dengan ponsel. Di tempat perhentian sementara, kembali Colter membuntuti seorang lelaki bernama Derek Frost (Michael Arden). Derek dengan sengaja menjatuhkan dompetnya dalam kereta. Dompet itu dipungut Colter dan terus melakukan pengintaian.

Ia melihat Derek masuk sebuah mobil van putih. Dengan sigap Colter menyuruhnya keluar dan menuduhnya dengan sederet bukti. Sayang ia kalah sigap, karena pistol langsung meledak merubuhkan dirinya dan Christina.

Colter kembali ke ruang Source Code. Dan ia melaporkan semua kejadian yang dialaminya. Polisi langsung bergerak cepat dan berhasil mengamankan Derek. Misi Source Code dibilang sukses, dan semua kru yang terlibat bergembira ria. Namun tidak dengan Colter.

Hatinya kini terpaut pada Christina. Ia tak rela Christina tewas dalam peristiwa maut di kereta listrik. Sebuah ide cemerlang melintas di benaknya dan ia membujuk Goodwin untuk mengirimnya kembali ke kereta listrik. Satu takdir baru akan ia gores untuk tinta sejarah.

Film garapan Sutradara Duncan Jones ini, bertemakan pemindahan roh ke jasad lain. Mungkin anda akan ingat film Avatar yang juga bertema sama. Bedanya terlihat pada hasil akhir.

Source Code berupaya mengubah takdir yang telah terjadi, menjadi sebuah takdir baru. Mungkin beberapa film serupa bertema sama, juga akan langsung melintas di benak anda. Namun waktu yang dibutuhkan hanya 8 menit saja, dan itu harus dimanfaatkan semaksimal mungkin.

Hal lain yang bisa dipetik dari film ini, tentang kejamnya Pemerintah Amerika Serikat. AS masih mempekerjakan tentaranya yang sejatinya sudah tak bernyawa. Asal otaknya bisa dimanfaatkan, tak ada kata istirahat tenang bagi semua mayat tentara.

Itulah yang dialami Colter yang sebenarnya hanya tinggal jasad dari pinggang hingga kepala. Bagian bawahnya sudah tak ada dan diganti mesin. Sementara otaknya ditancapi kabel-kabel Source Code yang akan membawanya mengubah takdir yang telah ada.

Jika program ini menjadi kenyataan, mungkin pemerintah AS harus berupaya pula mencegah terjadinya peristiwa WTC 11 September. Tak tertutup kemungkinan, untuk mengungkap kematian Jhon F.Kennedy.

Meski bergenre misteri, film ini menyisakan adegan dewasa sebatas kissing. Bagi anak-anak tentu tetap tidak baik bagi perkembangan kepribadiannya. Untuk bagian ini, lebih baik dilewatkan, kalau anda menontonnya bersama anak-anak. Hendri Nova

Jenis : Misteri
Pemain : Jake Gyllenhaal, Michelle Monaghan, Vera Farmiga, Michael Arden
Sutradara : Duncan Jones

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: