Oleh: hendrinova | Juli 29, 2011

Jodoh di Usia Kepala Tiga


Judul: Cinta Suci Zahrana
Penulis : Habiburrahman El Shirazy
Penerbit :Ihwah Publishing House
Cetakan : Pertama, Mei 2011
Tebal : 284 Halaman

Pendidikan tinggi dengan sederet pengakuan berupa penghargaan dari dalam negeri dan luar negeri, sudah berhasil di raih Zahrana di usia 30. Hanya satu yang belum ia dapatkan, seorang suami yang mencintai tanpa memandang umur.

Orangtua Zahrana sendiri, sudah tidak tahan lagi mendengar gunjingan orang tentang putrinya yang sudah berstatus perawan tua. Mereka merasa tak bangga lagi dengan segala prestasi Zahrana, termasuk penghargaan bergengsi dari Tsinghua University.

Bagi mereka Zahrana baru bisa membuat mereka bahagia jika mereka sudah diberi cucu. Tanpa itu, merasa makin tua dan makin dekat dengan liang kubur.

Usaha mereka untuk mendapatkan jodoh buat Zahrana, rasanya sudah cukup banyak. Namun semua ditolak oleh anak semata wayangnya itu. Zahrana terus bernafsu mempertinggi gelarnya. Bahkan setelah sukses menggenggam gelar master di ITB, ia pun bertekad mengambil gelar doktor di luar negeri.

Kontan ayah ibunya marah bukan main. Bahasa halus berupa izin yang diberikan, di telinga Zahrana adalah penolakkan yang hebat. Ia akhirnya memilih untuk jadi dosen di Universitas Mangunkarsa Semarang dan menolak UGM, demi menyenangkan hati ayah ibunya.

Sayang walau sudah jadi dosen, Zahrana belum dapat jodoh. Zahrana sendiri sebenarnya juga sudah berusaha dengan meminta tolong dicarikan jodoh pada sahabatnya Lina. Namun jodoh tak juga singgah.

Rasa sesal menumpuk di hatinya dan ingin rasanya membalik waktu. Beberapa lelaki potensial yang datang menawarkan diri padanya sebelum berusia 30 yang ia tolak, kini telah sukses dan punya anak-anak. Ia begitu menyepelekan mereka, dan tak menyadari hidup membutuhkan proses.

Dan kini ia stres minta ampun, ketika Dekan Fakultas Teknik tempat ia mengajar melamar dirinya dengan cara paksaan. H.Sukarman adalah sosok yang tak ada dalam kriteria calon suaminya. Lelaki it berperangai bejat, suka melecehkan wanita.

Zahrana menolak lamaran Sukarman, tanpa memikirkan resikonya. Ia baru sadar dengan resiko, kala Buk Merlin Pembantu Dekan menyarankannya mengundurkan diri. Buk Merlin mencium hawa bahaya yang akan menimpa Zahrana.

Firasat Buk Merlin mendekati kebenaran. Teror demi teror mendera hidup Zahrana, termasuk saat ia akan ijab kabul dengan Rahmad calon suaminya. Rahmad mendapat kecelakaan tragis dan wafat seketika. Zahrana merasa dunianya hancur.

Sejak saat itu, ia lebih memilih mendekatkan diri pada Allah SWT. Harinya kini diisi dengan banyak beribadah, hingga kabar bahagia itu datang dari ibu Hasan mantan mahasiswanya.

Novel berjudul Cinta Suci Zahrana ini, sejatinya berjudul Takbir Cinta Zahrana yang tergabung dalam novelet pembangun jiwa ‘Dalam Mihrab Cinta’. Bisa dikatakan ini hanyalah pengembangannya, hingga layak jadi novel.

Perbedaannya terletak pada dimasukkannya China sebagai bagian cerita. Jika Takbir Cinta Zahrana dibuka dengan kegundahan hati Zahrana saat menerima lamaran Sukarman, maka Cinta Suci Zahrana dimulai dengan kepergian Zahrana mengambil penghargaan ke negara China.

Akhir cerita juga dibuat beda. Jika di novelet habis tuntas meski belum dapat anak, maka di novel diakhiri dengan perginya Zahrana dan suami ambil S3 ke China. Ada kesan jika akan dibuatkan pula bagian kedua, sebagaimana dua novel laris lainnya Ayat Ayat Cinta dan Ketika Cinta Bertasbih yang sudah masuk bagian ketiga.

Sebagaimana karya Kang Abik (Habiburrahman El Shirazy) lainnya, novel ini juga kaya pesan moral, terutama untuk wanita yang masih jual mahal di usia belum 30 tahun. Kang Abik berpesan agar cepat menikah dan tidak meremehkan lawan jenis.

Novel ini juga dalam proses diangkat ke layar lebar. Jika tak ada aral melintang, 22 Desember 2011 segera tayang dibioskop. Untuk sementara ingat-ingat saja dulu inti ceritanya. Hendri Nova

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: