Oleh: hendrinova | Juni 23, 2011

>LIMITLESS : Bahaya Obat Pemacu Kerja Otak

>
Profesi sebagai penulis yang disandang Eddie Morra (Bradley Cooper), tak banyak orang mengetahuinya. Penampilannya yang urakan, lebih mendekatkannya sebagai seorang pecundang, pecandu obat-obatan terlarang.

Hidup bebas tak menentu, membuat biduk rumah tangganya berantakan. Ia pun menjalani kisah hidupnya, dengan hidup bebas tanpa hubungan pernikahan.

Hingga suatu hari, Eddie bertemu Vernon (Johnny Whitworth) seorang sobat lama yang sudah lama tak bersua. Dari Vernonlah, Eddie mengenal MTD-48, obat yang konon bisa memacu kerja otak sehingga bisa dimanfaatkan sampai 100%.

Awalnya Eddie ragu untuk memakan pil berwarna bening itu. Namun semakin ia coba menolak, semakin besar pula rasa penasarannya. Akhirnya, pil itu masuk dalam kerongan, dan reaksinya nyata terlihat.

Mendadak pikiran Eddie terbuka, bak katup-katup yang terlepas buhulnya. Pikirannya cerah, sehingga banyak melihat jalan keluar dan banyak kesempatan.

Saat ia sampai di apartemennya, ia pun dengan gampang bisa menakhlukkan hati seorang wanita yang marah-marah padanya. Wanita itu berhasil ditakhlukkan sampai tuntas di atas ranjang.

Malamnya, setelah wanita itu pergi, Eddie bagai menjadi pribadi baru yang suka hidup bersih. Apartemennya dalam waktu singkat bersih dan rapi. Setelah itu, ia melihat laptop dan mulai menulis.

Otaknya pun dipenuhi jalan cerita bak dicurahkan dari langit. Staminanya menjadi sangat hebat, hingga malam itu juga, satu novel hebat terlahir.

Paginya, novel itu ia bawa ke penerbitan. Awalnya, pemilik penerbitan enggan menerbitkan. Namun setelah membaca novel Eddie, kontrak pun berhasil ditandatangani.

Sayang pengaruh obat itu ada batasnya, dan Eddie menjadi sangat membutuhkannya. Ia menemui Vernon di apartemennya. Eddie terkejut, ketika mendapati Vernon berdarah-darah.

Di hadapan Vernon, Eddie menurut disuruh apa saja, termasuk memasak dan mengambilkan pakaian Vernon di laundry. Eddie enjoy melakukannya, karena iming-iming pil ajaib di tangan Vernon.

Suatu hari, sepulang dari laundry, Eddie mendapati apartemen Vernon acak-acakkan. Ia akhirnya mendapati Vernon tewas tertembak di kursi. Ia segera menghubungi polisi.

Sebelum polisi datang, ia berhasil menemukan bungkusan berisi pil ajain dabam jumlah banyak dan menyembunyikannya. Setelah urusan dengan polisi selesai, babak baru dalam hidup Eddie pun dimulai.

Tak puas membuat novel dalam semalam, Eddie menggunakan kemampuannya untuk berjudi di kasino, bermain saham, judi internet dan lainnya. Sayang modalnya sedikit, sehingga Eddie memutuskan meminjam uang pada seorang mafia.

Eddie menjanjikan bisa mengembalikan uang pinjaman itu sampai 4 kali lipat. Awalnya sang mafia ragu, namun karena Eddie berhasil, pinjaman lebih besar berhasil didapatkan.

Kehebatan Eddie sebagai pialang saham, membuatnya berkenalan dengan Carl Van Loon (Robert De Niro). Kemampuan Eddie berhasil ia manfaatkan semaksimal mungkin, untuk kepentingan pribadi.

Di sisi lain, ada pula pihak kepolisian yang ingin memanfaatkan kelebihan Eddie. Ia pun jadi rebutan, dan berakhir pada aksi saling rebut-rebutan sehingga nyawa Eddie dan kekasih barunya terancam.

Film buah karya Sutradara Neil Burger ini, bisa jadi awal promosi obat baru yang akan segera dilepas Amerika ke pasar dunia. Jika itu benar, berhati-hatilah akan efek sampingnya yang mirip dengan narkoba.

Dari awal, film ini dapat memancing rasa penasaran, akan efek dari obat yang dimakan. Ketidakadaan formula untuk membuat obat lanjutan, membuat obat ini memiliki waktu limit. Saat sudah habis, disitulah masalah kecanduan langsung menyerang.

Meski tidak terlalu vulgar, film ini tetap hanya untuk kalangan dewasa. Maka dari itu, jangan ditonton bersama anak-anak. Hendri NOva

Jenis : action
Pemain: Robert De Niro, Bradley Cooper, Abbie Cornish, Johnny Whitworth
Sutradara : Neil Burger

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: