Oleh: hendrinova | Juni 23, 2011

>’Hop’, Enggan Jadi Kelinci Paskah

>
E.B (Russell Brand) lari menuju Hollywood, dari planet kelinci tempatnya hidup bersama sang ayah. Larinya E.B, karena ia tidak mau menjadi kelinci paskah sebagaimana harapan sang ayah.

Ia sempat luntang lantung dijalanan, sebelum akhirnya nekad menghadang laju mobil Fred (James Marsden). E.B pura-pura terluka, agar dapat pertolongan.

Fred sendiri yang merasa bersalah memang berupaya turun dari mobil. Namun alangkah terkejutnya ia, ketika mendapati E.B bisa bicara. Ia mengira E.B makhluk yang wajib ditakuti.

Fred akhirnya mengalah dan bisa menerima keberadaan E.B. Ia pun menempatkan E.B di gudang, hanya untuk semalam. Setelah kaki E.B sembuh, ia berniat membuang E.B jauh-jauh.

Paginya Fred terkejut besar, ketika mendapati E.B tak berada di gudang. Ia kembali lari ke dalam rumah. Dan kejutnya bukan alang kepalang, karena E.B telah membuat kekacauan di dalam rumah.

Fred kesal minta ampun, dan E.B ia masukkan ke dalam kardus. Di satu tempat terpencil, ia berupaya membuang E.B yang ngotot ingin hidup bersama.

Hati Fred luluh juga, ketika E.B mengakui dirinya sebagai kelinci paskah. Saat itulah, memori masa keci Fred melintas, yakni kala ia melihat UFO yang kiranya berisi makhluk kelinci, bagi-bagi kado di malam paskah.

Namun sejak beberapa lama, kelinci paskah yang selalu ditunggu jadi jarang datang. Sampai ia dewasa, memori melihat UFO masih terus membekas dalam benaknya.

Fred akhirnya membawa E.B ke tempat tes kerja. Agar tak mengganggu, ia dikurung dalam mobil dengan membuka sedikit kaca mobil. Awalnya E.B tenang ditinggal, namun ia mendadak gelisah ketika mencium bau tiga kelinci pengawal yang bertugas mencari dirinya.

Ia nekad keluar mobil dan menyusul Fred di tempat tes. Fred pun kelabakan, dan berupaya untuk biasa-biasa saja. Namun tak pelak ia ketangkap basah sedang bicara dengan E.B, dan itu memancing rasa heran orang yang melihatnya.

E.B baru tak mengganggu, ketika ia masuk dalam lingkungan pemusik yang semuanya buta. Di sana E.B menunjukkan kebolehannya bermain drum. Sontak Fred terkejut, melihat E.B begitu mahir memainkan drum.

Tanpa pikir panjang, E.B dibawa Fred dalam audisi ‘Got Talent’. Kemampuan istimewa E.B yang mahir bermain drum dan bisa bicara pula, langsung memancing rasa ingin tahu banyak orang. Popularitas kini ada di mata keduanya.

Film garapan Sutradara Tim Hill ini, mencoba menggabungkan kisah alien dengan manusia. Alurnya mengalir bagai air, sehingga hasilnya pun bisa ditebak.

Dari kualitas akting dan gambar, jelas tak usah diragukan lagi. Karakter animasi E.B tampak hidup, dengan gerak bibir yang pasa dengan teks. Film-film dengan ide segar seperti inilah yang layak ditiru sutradara Indonesia, agar karyanya bermutu dan tidak laris dari sebuah kontroversi. Hendri Nova

Jenis : Animasi
Pemain : James Marsden, Kaley Cuoco, Russell Brand, Elizabeth Perkins
Sutradara : Tim Hill

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: