Oleh: hendrinova | Februari 14, 2011

>The Green Hornet Terobsesi Jadi Hero

>
Britt Reid / The Green Hornet (Seth Rogen) awalnya hanyalah seorang playboy, anak dari pengusaha kaya yang memiliki koran terkenal di Los Angeles. Hampir tiap malam kerjanya hanya dugem, atau pesta pora dengan banyak wanita. Sebagai pewaris tunggal, ia memiliki segalanya. Tidak hanya perusahaan, beragam mobil mewah dan canggih juga akan ia warisi.

Hidupnya mengalami perubahan sangat hebat, kala sang ayah James Reid (Tom Wilkinson) ditemukan tewas overdosis. Otomatis, semua kendali perusahaan dan harta menjadi miliknya.

Pagi itu, Britt yang baru bangun pagi dibuat kesal bukan main, karena kopinya tidak seenak seperti biasanya. Tidak ada gambar daun di kopinya, pertanda yang buat bukan pelayan lama.

Ia pun mencak-mencak dan memarahi pembantu rumah. Ia pun memerintahkan agar pelayan yang membuatkan kopinya dulu dipanggil kembali.

Tak beberapa lama, datanglah seorang pemuda berwajah China, Kato (Jay Chou). Dengan gaya sangat mengesankan, dia membuatkan kopi untuk Britt. Dari cara dan gaya serta bentuk daun di dalam kopinya, Britt langsung tahu kalau Katolah yang selama ini membuatkan kopi untuknya.

Kekaguman Britt tak hanya sampai disitu, tapi berlanjut saat Kato memamerkan kepandainnya yang lain. Ia pun terobsesi meneruskan cita-citanya semasa kecil, yang ingin menjadi seorang hero.

Ia langsung mengajak Kato, untuk memotong patung ayahnya di kuburan. Britt rupanya malu, karena ayahnya mati dengan cara overdosis.

Saat kepala patung ia dapatkan, secara tak sengaja ia melihat dua remaja yang lagi diganggu sekelompok berandalan. Ia melihat sang lelaki dipukul jatuh, dan si wanita mau diperkosa.

Reflek saja Britt berteriak seperti hendak menjadi pahlawan. Gerombolan pemuda itu akhirnya mengejar Britt yang langsung lari lintang pungkang. Ia terkejar dan nyawanya juga terancam.

Saat genting itulah, Kato bergerak cepat. Ia berhasil melumpuhkan semua lawan dan akhirnya melarikan diri bersama Britt.

Paginya, koran-koran ramai memberitakan akan kepala patung James yang hilang. Sebuah CCTV berhasil memoto si pelaku dari belakang.

Dari situlah, Britt bersemangat menyebut tokoh dalam warna film hijau tersebut dengan nama Green Hornet. Britt makin terobsesi untuk menjadi pahlawan dengan menjadi penjahat bagi para penjahat.

Berdua dengan kato, mereka mengobrak abrik berbagai gang yang kini berada di bawah satu tangan, Chudnofsky (Christoph Waltz). Setiap selesai melakukan aksi, ia terus meninggalkan kartu bergambar lebah. Chudnofsky menjadi dendam bukan main.

Ia pun mengatur taktik agar bisa membungkan Green Hornet untuk selamanya. Melalui email, ia memancing Green Hornet keluar sarang. Kato sendiri sebenarnya enggan untuk pergi, dan merasa ada sesuatu yang tak beres. Namun ia pergi juga, karena Britt sangat memaksa.

Firasat Kato ternyata benar, karena mereka langsung digencet dan dikubur dalam mobil. Untunglah Kato sudah merancang mobilnya dengan alat canggih, sehingga akhirnya bisa keluar dari dalam kubur.

Namun keduanya belum bisa bernafas lega, karena langsung diberondong peluru. Keduanya lari tunggang langgang, dan akhirnya bisa selamat.

Hubungan keduanya sempat rusak, gara-gara kehadiran seorang sekretaris, Lenore Case (Cameron Diaz). Britt cemburu karena Kato berhasil mendekati Lenore. Mereka pun berkelahi laksana mau membunuh dan akhirnya berpisah.

Di sisi lain, Chudnofsky mencoba memancing kehadiran Green Hornet dengan jalan membunuh semua orang yang berbaju hijau. Tindakannya ini berhasil membuat Britt dan Kato bersatu kembali dan perang terbuka tak dapat dihindarkan.

Film besutan Sutradara Michel Gondry ini, tidak menawarkan sesuatu yang baru dari sebuah kisah hero. Keahlian Kato hanya terletak pada kemampuan memprediksi apa yang akan terjadi, dan juga membuat senjata-senjata canggih.

Di sini lebih mengandalkan otak dan kemampuan diri. Terkait kemampuan istimewa jelas tidak ada sama sekali, sehingga tidak kesan yang begitu mengagumkan sebagaimana saat menonton film-film hero lainnya.

Adegan sex coba dijauhkan dalam film ini, dan dibuat benar-benar action. Untuk ditonton bersama keluarga, tidak apa-apa juga, namun tetap diberi pengertian karena banyak adegan kekerasan didalamnya.

Sepertinya film seperti ini bakal ada sekuel berikutnya. Karena Green Hornet ketagihan untuk beraksi kembali. Hendri Nova

Jenis : Action
Pemain : Cameron Diaz, Jay Chou, Seth Rogen, Christoph Waltz
Sutradara : Michel Gondry

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: