Oleh: hendrinova | Januari 2, 2011

‘THE OTHER GUYS’ Mengembalikan Harga Diri


Terry Hoitz (Mark Wahlberg) lumayan iri melihat ketenaran yang berhasil diraih duet hebat P.K. Highsmith (Samuel L. Jackson) dan Christopher Danson (Dwayne Johnson). Semua orang membicarakan keduanya, sehingga kekesalan dalam diri Terry tambah menggunung.

Kekesalalan itu ia tumpahkan pada rekan kerjanya yang sama-sama bertugas di kantor saja, Allen Gamble (Will Ferrell). Terry tiba-tiba muak dengan ketidakpedulian Allen, dan tetap tenang menjalani aktivitasnya sambil bernyanyi-nyanyi kecil.

Terry berdiri dan memaksa Allen untuk diam. Puncak kedongkolannya, ia menyiramkan kopi ke baju Alleh. Sayang Allen tak memberikan respon berlebihan.

Hingga suatu hari, duet polisi hebat Highsmith dan Danson ditemukan tewas dalam satu pengejaran perampok. Keduanya tidak sanggup menanggung malu di depan pengagumnya, karena gagal menangkap perampok. Jalan pintasnya, mereka terjun bebas dan mendarat dengan badan remuk.

Terry menganggap ini sebagai suatu kesempatan untuk kembali ke jalur yang selama ini ia geluti. Dulu Terry memang seorang polisi yang dipercaya mengawal iven-iven besar.

Sayang pada suatu acara pertandingan olahraga dengan pengawalan ketat, ia kebablasan menembak pemain bintang yang dipuja banyak orang, Derek Jeter. Ia pun ditarik dari lapangan dan diposkan di kantor mengurus berkas-berkas.

Di sisi lain, Allen terus mengalami perlakuan buruk sesama rekan polisi. Ia diperdaya, untuk melakukan tindakan bodoh. Tiba-tiba saja, ia menembakkan pistolnya ke atap. Akibat kelakuannya itu, pistolnya disita dan diganti dengan pistol kayu.

Kematian Highsmith dan Danson menginspirasi Terry untuk menggantikan posisi mereka. Ia nekat menyeret Allen di bawah todongan pistol, untuk menyelesaikan satu kasus yang sedang terjadi.

Allen yang masih shock karena ditodong Terry, akhirnya tidak bisa menggendalikan mobil yang dibawanya. Mobil itu menyelonong masuk ke area kecelakaan, dengan mayat korban di bawah roda mobilnya.

Keduanya mendapat cemoohan dari rekan sesama polisi. Namun peristiwa itu, memberi Allen semangat baru. Ia pun nekad menyeret David Ershon (Steve Coogan), seorang pengusaha yang terjerat kasus properti.

Kenekatannya menangkap Ershon, membuat keduanya ditodong dan dilucuti senjata. Mereka pun diadukan pada sang komandan, dan diminta untuk tidak main-main dengan Ershon.

Bukannya surut, Allen malah maju. Keduanya pun hampir mati meledak, saat menyusuri berkas-berkas yang berhubungan dengan Ershon. Suatu hari, mereka dipermalukan dengan memaketkan keduanya ke daerah lain.

Suatu hari, terjadilah peristiwa yang mengharuskan keduanya melindungi Ershon. Berbekal semangat dan kepiawaian, keduanya berjuang untuk menyelamatkan saksi hidup tersebut.

Film besutan Sutradara Adam McKay ini, berakhir manis. Namun ada yang kurang masuk diakal, dengan adanya pemaksaan skenario. Kematian Highsmith dan Danson, terkesan sangat dipaksakan dan tidak simpatik.

Suatu hal yang tidak mungkin, dua polisi tenar terbang dari gedung bertingkat, tanpa alat pengamanan. Suatu tindakan bodoh dan memberi pelajaran buruk bagi penonton. Aksi keduanya tak ubah hanya bunuh diri semata.

Film ini layaknya untuk kalangan dewasa saja, karena ada beberapa bagian yang hanya khusus dewasa. Masalah kesopanan dan lainnya, ada yang tak layak untuk ditiru. Hendri Nova

Jenis : action
Pemain : Will Ferrell, Mark Wahlberg, Samuel L Jackson, Dwayne Johnson, Eva Mendes, Michael Keaton
Sutradara : Adam McKay

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: