Oleh: hendrinova | November 28, 2010

Christine Hakim Pelopor Keripik Balado Bermerek

Apa oleh-oleh wajib yang harus dibawa pulang, sepulang berkunjung ke Padang Sumatra Barat? Jawabannya hanya ada dua, yakni pertama bengkuang, dan kedua keripik balado.

Dulu, orang rantau hanya mengenal nama sanjai Bukittinggi saja. Soalnya, daerah Bukittinggi memang dikenal dengan oleh-oleh khasnya ini.

Tidak mengherankan, jika disepanjang jalan Bukittinggi, berdiri usaha kecil yang menjual berbagai makanan dari singkong ini. Sebutlah keripik balado, keripik asin dan sebagainya.

Namun seiring kehadiran Christine Hakim salah seorang pengusaha wanita etnik Tionghoa dengan mengusung merek dagang Keripik Balado Christine Hakim Asli Padang, nama sanjai Bukittinggi langsung hilang seperti di telan bumi. Semua orang yang berkunjung ke Padang, tahunya hanya merek ini.

Rupanya usaha Christine Hakim benar-benar manjur, dengan membuat keripik berbungkus lebih modern. Tidak seperti di Bukittinggi, di mana kalau kita beli oleh-oleh di sana, belanjaan kita hanya dimasukkan ke dalam kantong plastik hitam. Jika beli banyak, kantongnya besar, jika kecil dapat pula kantong kecil.

Namun tidak demikian halnya dengan Christine Hakim, ia memasukkan semua belanjaan konsumennya dalam kardus bermerek usahanya. Di kardus itu, terpampang gambar tubuhnya seluruh badan, ada gambar rumah adat dan tulisan Keripik Balado Christine Hakim yang dibuat sangat mencolok.

Tentengan ini dengan percaya diri dibawa pengunjung ke Bandara Internasional Minangkabau (BIM), tanpa perlu dibungkus lagi. Ada rasa bangga yang terselip, jika sudah membawa oleh-oleh bermerek.

Alhasil, pada Lebaran 2010 kemaren, Christine Hakim kebanjiran permintaan. Konsumen bahkan ada yang nekad menerobos dapur Christine Hakim, untuk mendapatkan oleh-oleh darinya.

Maka tidak mengherankan, usaha Christine Hakim ini masuk dalam Indonesian Book of Records (IBOR) bulan Agustus 2008 lalu, dengan catatan sebagai toko makanan oleh-oleh paling laris. Satu prestasi yang tentunya sangat membanggakan.

Christine Hakim mulai usaha keripik tahun 1990, dan kini terhitung sebagai wirausahawan yang paling dikagumi. Setidaknya dalam satu hari, sekitar 300 kilogram keripik balado buatannya habis terjual.

Padahal Christine Hakim hanya jebolan pendidikan sekolah dasar, namun mampu membuktikan dirinya piawai dalam mengelola berbagai sumberdaya dengan hasil menguntungkan. Cara Christine Hakim mengisi tokonya, dengan sistem pemberdayaan ke sesama usaha kecil.

Christine secara pribadi mendatangi perempuan-perempuan miskin di berbagai daerah di Sumatera Barat. Mereka diajak membuat usaha rumahtangga berupa makanan-makanan kecil, yang bisa disalurkan melalui tokonya di Padang, dengan cakupan pasar yang luas.

Setidaknya ia sudah mendampingi sekitar 120 usaha kecil/menengah (UKM). Dan di awal tahun 2008 ia membentuk Koperasi Wanita Mitra Usaha Christine Hakim, dengan tujuan menjadi wahana berkelanjutan, bertarget mensejahterakan bagi anggota.

Kini, pola pengemasan Christine Hakim menjadi contoh buat usaha serupa. Hal itu bisa dilihat dari mulai beragamnya merek kardus yang beredar di BIM. Christine Hakim tak lagi sendiri, karena UKM lain juga melirik cara hebat yang dilakukannya.

Namun untuk mengalahkan nama Christine Hakim, masih butuh usaha lama. Lebaran 2010 kemaren, merupakan jaminan kalau nama Christine Hakim masih berkibar di telinga orang rantau.

Pola pengemasan ini, sekarang juga menulari usaha-usaha lain. UKM di Sumbar sudah bicara pengemasan, sebagai bagian dari teknik pemasaran. Dan Christine Hakim adalah inspirasi mereka, untuk membuat dagangan lebih elegan dan bergengsi. Hendri Nova

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: