Oleh: hendrinova | September 20, 2010

Lima Monyet yang Menginspirasi


Belajar pintar dan menimba pengalaman hidup, tidak perlu harus selalu dari orang hebat. Dari seorang anak kecil pun, ilmu bisa didapat, asal memang mau belajar menerima ilmu dari sumber manapun juga.

Selain pada orang yang lebih muda atau anak kecil, ilmu pun bisa diserap dari binatang. Banyak ilmu yang bisa diambil, dari segala tindak tanduk binatang, saat mereka berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya.

Salah satu binatang yang sering jadi sumber perhatian manusia adalah monyet. Monyet menurut banyak ahli, memiliki banyak kesamaan dengan manusia.

Tidak heran kiranya, kalau ada anggapan apapun yang dimakan monyet, aman pula dimakan manusia. Maka di saat tersesat di hutan, perhatikan tumbuh-tumbuhan atau buah-buahan yang sering di makan monyet. Insya Allah, flora tersebut juga aman bagi perut manusia.

Buku berjudul ‘Belajar Dari Lima Monyet’ ini, merupakan salah satu contoh lagi dari tingkah laku monyet. Ditulis dengan full colour, memang lebih ditujukan pada anak-anak balita yang memang senang melihat gambar.

Ada lima monyet yang sedang diuji cobakan, terkait usaha mereka meraih apa yang paling mereka sukai. Sang peneliti menggantung setandan pisang ranum di langit-langit kamar.

Dua ekor monyet kemudian dimasukkan ke dalam ruangan. Monyet langsung bergerak memanjat tiang, untuk segera mendapatkan pisang yang menggoda selera.

Saat keduanya hampir sampai, tiba-tiba keluar air sabun super licin dari salah satu lobang. Kontan saja kedua monyet menyelongsor jatuh. Sejak sat itu, kedua monyet tak berani lagi memanjat pohon.

Dua monyet kemudian dimasukan dalam ruangan. Baru saja kenal, sang monyet langsung melakukan wanti-wanti, agar monyet itu tidak memanjang tiang.

Keduanya diliputi keraguan, dan akhirnya hanya menahan selera. Monyet satu dua kemudian dikeluarkan dan masuklah monyet kelima. Disinilah dialog seru terjadi, terkait masalah keberanian.

Tentu ada pesan khusus yang coba disampaikan penulis di akhir bukunya. Satu hal yang pasti, dialog antar monyet hanyalah halusinasi penulis, agar lebih mudah dipahami pembaca.

Untuk bacaan putra putri anda, tentu sangat bagus sekali. Mudah-mudahan kisah ini bisa menjadikan mereka lebih baik lagi, di masa mendatang. Hendri Nova

Judul : Belajar Dari Lima Monyet
Penulis : Edi Mulyono
Penerbit : DIVA Press
Cetakan : Pertama, Agustus 2010
Tebal : 50 Halaman

Iklan

Responses

  1. Are you interest to know about Dinar so click the links and know your dream interest.Dinar


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: