Oleh: hendrinova | Agustus 1, 2010

Jangan Kalah dari Monyet


Apa teladan yang bisa diambil dari seekor monyet? Terutama monyet yang sudah memiliki keterampilan dan bisa mencari uang? Pembandingnya tentu manusia yang malas berusaha dan lebih suka menggantungkan diri pada orang lain.

Tentu yang bisa diteladani dari monyet tersebut, terkait kepatuhannya kepada sang pemilik, untuk melakukan berbagai pertunjukkan menarik. Karena koloborasi monyet dengan sang pawang, rupiah bisa mengalir ke pundi-pundi.

Andai salah satunya bermasalah karena sakit misalnya, maka pertunjukkan tidak akan sukses terlaksana. Otomatis uang tidak bisa didapat dari mereka yang menonton.

Lalu apa bedanya dengan manusia yang tentunya lebih pintar dari monyet? Keduanya jelas jadi jauh berbeda, kalau manusianya hobi malas-malasan. Orang malas tentu tidak mampu untuk mencari uang.

Orang malas dan tidak bisa cari uang inilah yang harus belajar dari seekor monyet. Bagaimana semangat dan jiwa pantang malu dalam berusaha, bisa meraih sukses keuangan.

Setiap manusia yang mau berusaha, memiliki kesempatan untuk sukses. Sukses memang bukan barang dagangan, sehingga tidak bisa diwarisi oleh anak pengusaha sukses sekalipun.

Bisnis yang sudah cemerlang bisa hancur berantakan, jika dikelola oleh tangan-tangan yang tidak terampil dan pantang menyerah. Sementara kesuksesan, menuntut adanya keseriusan dan kemampuan untuk bangkit kembali jika masalah datang melanda.

Tidak berputus asa, itulah kunci dari suksesnya seseorang. Sebutlah Thomas Alfa Edison si penemu bola lampu. Kalau ia tidak bangkit dari kegagalan-kegagalan yang dialami, maka dunia belum akan terang seperti saat ini.

Lihat juga Honda, yang karyanya saat ini sudah mendunia. Honda dalam berusaha tidak pernah putus asa, sehingga akhirnya bisa meraih sukses dengan gemilang.

Juga ada kisah Bill Gate dan penemu mesin pencari google. Kalau orang-prang ini tidak betah dalam berusaha, maka dunia tidak bisa menikmati hasil kerja mereka. Tidak salah kiranya, bila sukses dikatakan sebagai barang yang mahal dan harus berusaha dalam mendapatkannya.

Buku berjudul ‘Monyet Aja Pinter Nyari Uang, Masak Lo Enggak Bisa?’ ini, memang ditujukan menyentil mereka yang malas berusaha. Maksud penulis tentu baik, agar mereka bangkit dari keterpurukkannnya.

Dalam meraih kesuksesan, hendaknya menteladani para pendahulu. Tapi jangan hanya melihat hasil yang mereka peroleh sekarang, tapi lihatlah proses yang mereka lalui untuk mendapatkan kesuksesan itu. Muhammad Hamdi Naufal

Judul : Monyet Aja Pinter Nyari Uang, Masak Lo Enggak Bisa?
Penulis : Miftahul A’la
Penerbit : DIVA Press
Cetakan :Pertama, Februari 2010
Tebal : 202 Halaman

Iklan

Responses

  1. Saya sangat setuju dengan artikel isi artikel ini yang mengatakan bawha orang malas dan tidak bisa cari uang harus belajar dari seekor monyet. Bagaimana semangat dan jiwa pantang malu dalam berusaha, bisa meraih sukses keuangan.

  2. artikel ini sangat hebta good work..

    • tq ya….


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: