Oleh: hendrinova | Juli 3, 2010

Zodia, Musuh Nyamuk dan Kanker


MUSUH NYAMUK – Walau hanya tumbuhan, ia bisa mengusir nyamuk dengan cara aman. Hendri Nova

Tumbuhan yang satu ini, lumayan asing bagi orang Minang. Maklum saja, bukan asli Padang. Zodia (Evodia suaveolens) baru dikenal orang Minang, setelah eforia mengoleksi tanaman hias melanda.

Saat itulah mereka mengetahui zodia, sebagai tanaman ajaib yang dapat mengusir nyamuk. Sejak saat itu, ramailah ibu-ibu pecinta tumbuh-tumbuhan menaruhnya dalam ruangan secara bergantian.

Lalu dari mana sebenarnya asal zodia? Dari beberapa literatur yang ada, diketahui tumbuhan yang satu ini berasal dari tanah Papua. Menurut pakar biologi, ia termasuk keluarga jeruk-jerukan (rutaceae), dan diketahui mengandung zat evodiamine dan rutaecarpine.

Penelitian dari Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat (Balittro) menemukan, minyak yang disuling dari daun zodia mengandung linalool 46 persen dan apinene 13,26 persen. Linalool inilah yang berfungsi sebagai pengusir nyamuk. Daun zodia mampu menghalau nyamuk selama 6 jam, dengan daya halau (daya proteksi) sebesar lebih dari 70 persen.

Temuan terbarunya, kemampuan zodia tidak hanya sebatas itu. Para ilmuwan menemukan, zodia juga berkhasiat untuk menyembuhkan sakit kepala, disentri, dan pembunuh sel kanker. Bunganya pun dapat dijadikan obat gosok untuk mengobati masuk angin.

Zodia akan mengeluarkan aroma, bila daun-daunnya saling menggosok. Letakkan tanaman di sekitar tempat angin masuk dalam ruangan, bisa juga di sudut ruangan tertentu, kemudian tiup dengan kipas angin. Aroma yang cukup wangi pun akan keluar.

Jika wanginya sudah keluar, baiknya tanaman ini segera dikeluarkan dulu dari ruangan. Soalnya, ruangan yang terlalu sempit dengan sirkulasi udara yang sedikit, dapat membuat orang yang ada dalam ruangan jadi pusing dan mabuk.

Sementara masyarakat asli Papua sendiri, memiliki cara tersendiri dalam memanfaatkan tumbuhan ini. Untuk mengusir serangga dan nyamuk, mereka mengusapkan daun zodia ke sekujur tubuh.

Sebagian kaum ibu, menanam tumbuhan ini dalam pot. Mereka lalu meletakkannya dekat jendela, agar angin bisa menggesek-gesekkan daunnya. Dari pergesekkan itu, keluarlah aroma yang dapat mencegah nyamuk masuk kamar.

Walau begitu, zodia juga bisa ditanam di tanah. Jika di dalam pot ukurannya sengaja dibuat kerdil, maka di halaman rumah bisa mencapai ketinggian sekitar 2 meter. Bisa marah nyamuk-nyamuk sekitar rumah, karena peran tumbuhan ini.

Untuk membiakkannya, cukup mudah dilakukan. Bisa dengan cara stek ranting, atau lewat bijinya. Ketika sudah berbunga dan berbiji, biji zodia akan jatuh dan tumbuh di sekitarnya.

Sayangnya fase pertumbuhan zodia membutuhkan perhatian tersendiri. Bila langsung kena sinar matahari, ia mudah mati. Sebaliknya, bila kurang sinar matahari, ia tumbuh tidak sehat. Zodia bisa tumbuh subur, jika dikembangkan di daerah yang cukup dingin.

Nah! Berminat mengusir nyamuk dengan cara alami? Bebas zat kimia dan tidak menguras kantong? Cobalah pelihara zodia, karena ia bisa melakukannya. (Berbagai sumber) Hendri Nova

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: