Oleh: hendrinova | Juli 3, 2010

‘PRINCE OF PERSIA: THE SANDS OF TIME’ Demi Cinta Membalik Waktu


Aksi Dastan (William Foster) menyelamatkan seorang anak dari tangkapan tentara kerajaan, mendapat simpati dari raja. Anak yatim itu dibawa ke istana dan dijadikan seorang pangeran.

Waktu berlalu, Dastan (Jake Gyllenhaal) kini sudah menjadi pria gagah dan juga tangguh dalam ilmu beladiri dan ketangkasan lainnya. Ia pun hobi bertarung dengan prajurit Persia, tentara ayah angkatnya.

Hingga suatu hari, Dastan diajak untuk menyerang kerajaan Dagger of Time yang dipimpin Tamina (Gemma Arterton). Dari pengamatan pihak mata-mata kerajaan, diketahui kalau Tamina sedang berupaya memasok senjata untuk memberontak.

Alhasil, kerajaan Tamina diserang, dengan aksi pembuka oleh Dastan dan beberapa pasukan. Setelah pintu gerbang terbuka, pasukan Persia langsung menyerang. Kerajaan Tamina berhasil dikalahkan dan sang ratu menjadi tawanan.

Kerajaan Persia langsung berpesta, karena sang ratu bisa dijadikan calon permaisuri Pangeran Dastan. Keinginan untuk merumahtanggakan Dastan, terungkap di saat pesta kemenangan.

King Sharaman (Ronald Pickup), sang raja atau ayah angkat Dastan, dengan memakai jubah kebesaran, bahkan bertekad memberikan tahta istana kepada Dastan. Sayang sebelum itu terwujud, raja keburu tewas karena jubah yang ia pakai mengandung racun jahat.

Dastan sebenarnya mau menolong sang ayah yang kesakitan. Asap yang keluar dari dalam jubah, berhasil merenggut nyawanya. Dan Dastan, langsung dituduh sebagai pembunuh. Ia pun jadi buronan.

Untunglah Tamina segera melarikan Dastan dan berhasil keluar gerbang. Keduanya sampai ddi gurun pasir. Saat itu, Dastan mendapat rayuan maut Tamina. Kala mereka hampir berciuman, sabetan pisau milik Dastan, tiba-tiba berkelebat.

Saat bersamaan, tangan Dastan yang memegang belati, berhasil mengeluarkan sejumlah pasir. Dastan selamat dari kematian, karena waktu kembali diulang. Hal itu terjadi lebih dari satu kali, sampai akhirnya Dastan menyadari Tamina memendam maksud jahat.

Keduanya berjalan di gurun pasir dan Tamina tiba-tiba tergeletak pingsan. Saat didekati, ternyata itu hanya aksi pura-pura dan Dastan berhasil ditendang jatuh.

Saat terbangun, ia melihat orang-orang yang mengelilinginya dengan muka tidak ramah. Berkat kepandaiannya, orang-orang itu malah berbaik hati pada dan membantu Dastan membersihkan nama yang tercoreng.

Film garapan Sutradara Mike Newell ini, berlatar abad keenam. Sebagaimana seri game-nya, Dastan harus melawan Nizam (Ben Kingsley).

Aksi Jake yang tak perlu diragukan lagi, serta pemain lainnya, menjadikan film ini menegangkan sampai akhir. Berkat pasir waktu yang menjadi bahan rebutan dalam film ini, Dastan kembali mendapatkan Tamina yang seharusnya sudah meninggal.

Walaupun film ini sedikit mengada-ada, setidaknya berhasil menghibur. Soalnya, hingga saat ini belum ada teknologi yang berhasil membalikkan waktu, sehingga semuanya dapat diubah kembali, seperti dalam film ini. Hendri Nova

Jenis : action
Pemain: Jake Gyllenhaal, Gemma Arterton, Gisli Orn Gardarsson, Ben Kingsley
Sutradara : Mike Newell

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: