Oleh: hendrinova | Mei 16, 2010

Kemuning, Obat Ampuh Beragam Penyakit


RIMBUN – Daunnya yang rimbun dengan mahkota bunga kecil-kecil menawan, membuat indah tampilan tumbuhan kemuning. Sayang, manfaat pengobatan tumbuhan ini belum diolah maksimal. Hendri Nova

Nama pohon kemuning memang agak asing di telinga orang Minang. Tapi kalau ditanya lagu kemuning, pasti banyak yang hapal. Ketidaktahuan ini, disebabkan masalah bahasa saja.

Orang Minang baru kaget, ketika diperlihatkan bentuk pohon kemuning kepadanya. Mereka langsung berkomentar spontan, kalau itu sebenarnya bernama limau pincik atau lainnya.

Oleh gadis-gadis Minang dulunya, buah pohon kemuning sering digunakan untuk mengkilatkan kuku. Caranya, buah yang telah masak diperas airnya, dan keluarlah cairan bening berkilat.

Kalau dilekatkan pada kuku, maka kuku jadi berkilat dan terkesan mewah. Sementara bunganya, sering dicium-cium karena aromanya lumayan harum.

Tumbuhan kemuning terkadang dibiarkan tumbuh liar di belakang rumah. Walau tak jarang juga di tanam di pekarangan sebagai tumbuhan pagar. Daunnya yang ramai disertai bungan yang indah, membuatnya banyak dicintai kaum ibu.

Dari penelitian yang telah ada, diketahui kalau kemuning memiliki sifat pedas, pahit, hangat, masuk meridian jantung, hati dan paru. Ia sangat ampuh sebagai pemati rasa (anestesia), penenang (sedatif), antiradang, anti-rematik, anti-tiroid, penghilang bengkak, pelancar peredaran darah dan penghalus kulit.

Semua itu disebabkan oleh kandungan kimia yang ada pada tumbuhan ini. Pada daun misalnya, diketahui mengandung cadinene, methyl-anthranilate, bisabolene, ß-caryophyllene, geraniol, carene-3, eugenol, citronellol, methyl-salicylate, s-guiazulene, osthole, paniculatin, tanin dan coumurrayin.
Sementara kulit batang mengandung mexotioin, 5-7-dimetoxy-8-(2,3-dihydroxyisopenthyl) coumarin. Sedangkan bunga kemuning mengandung scopoletin, dan buahnya mengandung semi-a-carotenome. Untuk keperluan obat, bisa digunakan dari daun, ranting dan akar. Kulit batang juga diketahui berkhasiat obat.

Spesial untuk daun dan ranting, bagus untuk mengatasi radang buah zakar (orchitis), radang saluran napas (bronkhitis), infeksi saluran kencing, kencing nanah, keputihan, datang haid tidak teratur, lemak tubuh berlebihan, pelangsing tubuh, nyeri pada tukak (ulkus), sakit gigi, dan kulit kasar.

Sementara akar mantap untuk mengatasi memar akibat benturan atau terpukul, nyeri rematik, keseleo, digigit ular berbisa dan serangga, bisul, ekzema, koreng, epidemik encephalitis B. Untuk kulit batang, bisa mengobati sakit gigi, nyeri akibat luka terbuka di kulit atau selaput lendir (ulkus).

Untuk pengolahannya, bisa dengan cara berikut. Ambil akar dan daun kering sebanyak 9- 1 5 g atau daun segar sebanyak 30-60 g, direbus lalu diminum. Untuk pemakaian luar, daun segar dipipis lalu diletakkan pada tempat yang sakit, atau direbus, dan airnya dipakai untuk mencuci penyakitnya.

Lebih rincinya, untuk mengobati bisul, ambil akar kemuning kering sebanyak 30 g dicuci dan dipotong-potong seperlunya. Rebus dengan 3 gelas air bersih sampai air rebusannya tersisa satu gelas. Setelah dingin disaring Lalu diminum. Sehari 2 kali, masing-masing 1/2 gelas.

Untuk rematik, keseleo, dan memar, sediakan akar kemuning kering sebanyak 15 – 30 g dicuci Lalu dipotong- potong seperlunya. Tambahkan air 1 1/2 gelas, Lalu direbus sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring, Lalu diminum 2 kali sehari, masing-masing 1/2 gelas.

Bagi yang terkena memar, ambil segera kemuning dan kaca piring, masing-masing daun segar, sama banyak, dicuci lalu digiling halus. Tambahkan sedikit air sambil diaduk di atas api. Hangat-hangat ditempelkan pada bagian tubuh yang memar.

Nyeri rematik sendi, sediakan akar kemuning dan akar tembelekan (Lantana camara), lalu dicuci, tambahkan 3 pasang kaki ayam. Semua bahan dipotong-potong seperlunya Lalu tambahkan air secukupnya sampai terendam. Semua bahan tersebut Lalu ditim. Hangat-hangat lalu airnya diminum sekaligus.

Sakit gigi juga bisa diatasi. Minyak yang keluar dari kulit batang kemuning yang dibakar, diteteskan ke dalam gigi yang berlubang. Untuk melangsingkan badan, ambil daun kemuning segar dan daun mengkudu (Morinda citrifolia) masing-masing segenggam penuh, dan temu giring sebanyak 1/2 jari kelingking ditumbuk halus. Tambahkan 1 cangkir air masak sambil diaduk merata. Peras dengan sepotong kain. Air yang terkumpul diminum sekaligus pada pagi hari sebelum makan.

Bagi penderita radang buah zakar, ambil 9 daun kemuning segar sebanyak 60 g dan herba sambiloto sebanyak 35 g, dicuci lalu direbus dengan 3 gelas air bersih sampai airnya tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring, lalu diminum 2 kali sehari, masing-masing ½ gelas. Lakukan setiap hari sampai sembuh.

Infeksi saluran kencing segera atasi dengan daun kemuning segar sebanyak 35 g dicuci lalu tambahkan 3 gelas air bersih. Rebus sampai airnya tersisa separonya. Setelah dingin disaring dan diminum 3 kali sehari, masing-masing 1/2 gelas.

Wanita yang datang haidnya tidak teratur, ambil segera daun kemuning dan daun pacar kuku (Lawsonia inermis), masing- masing bahan segar sebanyak 1/2 genggam, rimpang temulawak 1 jari, dicuci dan dipotong-potong seperlunya. Tambahkan 3 gelas air bersih Lalu direbus sampai airnya tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring, lalu diminum 2 kali sehari, masing-masing 1/2 gelas.

Kulit kasar juga bisa diatasi dengan daun kemuning. Ambil yang segar sebanyak 30 g dicuci Lalu ditumbuk sampai lumat. Tambahkan air bersih 1 gelas sambil diaduk rata. Bahan tersebut lalu dilulurkan pada kulit sebelum tidur.

Jika di Indonesia tumbuhan kemuning banyak untuk penghias taman saja, maka di luar negeri sudah dibuat obat paten dengan nama Tongzhongling. Bahkan beberapa obat modern, juga ada ekstrak tumbuhan obat ini.

Sayang sekali, Perguruan Tinggi di kota Padang, belum satupun yang berhasil mengolah tumbuhan ini. Padahal di tengah masyarakat yang ingin hidup sehat secara herbal, keberadaannya sangat dibutuhkan. Semoga saja, PT di Padang mulai menunjukkan baktinya bagi obat-obat herbal. Hendri Nova

Iklan

Responses

  1. banyak manfaat juga selain ‘kesukaan barang lelembut’ hehehehehe

    • baru tau tuh mas.. kalo lelembut juga suka… bagi dunk ceritanya….


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: