Oleh: hendrinova | Mei 2, 2010

How to Train Your Dragon, Hidup Damai Bersama Naga


Hasrat Hiccup (Jay Baruchel) untuk turut serta membunuh naga yang selalu menyerang kampungnya, selalu dihalang-halangi ayahnya, Stoick (Gerard Butler). Ayahnya masih menganggap Hiccup lelaki lemah dan tidak mampu membunuh naga.

Berulang kali Hiccup dikurung ayahnya dalam rumah, sebagai langkah penyelamatan dari gempuran berbagai jenis naga. Tapi berulang kali pula Hiccup kabur, dan malah nekad memanjat menara untuk menembak naga dengan senjata karyanya sendiri.

Sayang, sebelum ia berhasil melihat hasil tembakan, seekor naga api dengan tubuh dipenuhi duri langsung menyerangnya. Kontan Stoick gelagapan dan segera melakukan tindakan penyelamatan.

Setelah naga pergi dengan membawa hasil buruannya berupa binatang ternak, Hiccup langsung dapat ceramah. Segala alasan Hiccup tidak diterima, dan dia dinyatakan tidak memiliki kemampuan membunuh naga.

Kesal dengan keputusan ayahnya, membuat Hiccup berjalan menuju hutan. Tanpa sengaja, ia menemukan seekor naga berbadan biru, yang dalam kepercayaan warga desanya, dinyatakan sebagai naga paling berbahaya. Naga itu tidak bisa bergerak, karena badannya terikat kuat senjata yang tadi malam ditembakkan Hiccup.

Dengan menggenggam sebilah pisau, Hiccup mendekati naga yang tidak bisa berbuat apa-apa. Mata naga itu terpejam, pertanda siap menerima kematian. Hiccup memang berencana membunuh naga itu untuk diambil jantungnya, dan dipersembahkan pada sang ayah.

Tapi entah mengapa, ia tidak punya daya untuk membunuh. Ia malah kasihan dan memotong tali yang mengikat sang naga. Lepas dari ikatan, ia langsung diserang dan berada dalam bahaya. Entah mengapa, naga juga tidak mau membunuhnya.

Hiccup pulang dan menemui sang ayah yang telah berubah pikiran. Karena pengaruh Gobber (Craig Ferguson), ayahnya mengizinkan untuk berlatih dan memburu naga. Hiccup tiba-tiba menolak kesempatan yang sebenarnya amat ia idamkan.

Sejak saat itu ia berlatih bersama wanita cantik perkasa yang sangat ia kagumi, Astrid (America Ferrera). Kontan Hiccup jadi bulan-bulanan naga berbentuk lalat, yang digunakan sebagai media latihan awal.

Sepulang latihan, Hiccup langsung menemui naga yang ia beri nama Toothless. Berkat pendekatan dan rajinnya memberi makan, Toothless menjadi akrab dengan Hiccup. Bahkan Hiccup membuatkan Toothless ekor, yang mana karena itulah selama ini ia tidak bisa terbang.

Berkat latihan terus menerus, Hiccup berhasil membuat Toothless bisa terbang kembali. Hasilnya sangat menakjubkan, karena Hiccup bisa terbang melayang di angkasa. Secara tidak sengaja pula, Hiccup diajari Toothless segala kelemahan naga.

Kepandaian itu pulalah yang digunakan Hiccup, untuk menaklukkan naga-naga yang digunakan dalam media latihan. Nama Hiccup langsung terkenal sebagai penakluk naga. Ayahnya gembira bukan alang kepalang, ketika mendengar kabar tentang Hiccup.

Astrid yang kesal pada Hiccup, sakit hati bukan main. Kini ia tidak lagi menjadi primadona, karena Hiccup selalu mengalahkannya. Ia pun nekad membuntuti Hiccup dan berhasil menemukan Toothless.

Karena takut rahasianya terbongkar, Hiccup membawa Astrid membubung ke angkasa. Karena takut ketinggian, ia akhirnya memeluk Hiccup dan disitulah rasa cinta itu timbul. Toothless sendiri tidak hanya membawa keduanya melihat angkasa yang indah, tapi juga ke sarang naga.

Hingga suatu hari, Toothless ditangkap Stoick karena aksi nekadnya menolong Hiccup yang hampir terbunuh naga api berduri. Toothless akhirnya di sandera, dan dibawa ke sarang naga.

Film besutan Sutradara Dean DeBlois dan Chris Sanders ini, betul-betul menakjubkan. Dari awal, penonton langsung disuguhkan adegan aksi naga menyerang perkampungan penduduk. Hasilnya, penonton makin penasaran dengan kisah persahabatan naga dengan manusia.

Dalam film ini, penonton dikenalkan dengan berbagai jenis naga. Jika di film-film tentang naga sebelumnya hanya ada satu jenis naga, maka di sini lumayan banyak. Dari yang berkepala satu sampai dua, yang kecil hingga seukuran T-Rex dinosaurus.

Karena animasi, adegan ciuman yang dilakukan Astrid pada Hiccup tidak terlalu memberi pengaruh besar. Selebihnya, penonton diajak untuk saling mengasihi sesama makhluk hidup. Hendri Nova

Jenis : Animasi
Pengisi Suara : Jay Baruchel, Craig Ferguson, America Ferrera
Sutradara : Dean DeBlois dan Chris Sanders

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: