Oleh: hendrinova | Maret 24, 2010

‘THE HURT LOCKER’, Aksi Nekat Penjinak Bom


Sekelompok tentara Amerika dengan serius mengikuti robot yang bertugas mendeteksi keberadaan bom di tengah jalan. Robot itu berhenti, kala menemukan gundukan mencurigakan.

Robot dengan peralatan lengkap, kemudian ditugaskan untuk segera menjinakkan bom. Sayang, di tengah jalan salah satu alat pendukung lepas.

Keadaan ini memaksa petugas dari kesatuan tim gegana Amerika yang bertugas di Irak pada tahun 2004 itu, untuk menjinakkan bom secara manual. Pakaian lengkap dipakai, dan dengan gagah si penjinak bom melangkah mendekati sasaran.

Tentara Amerika lainnya, bertugas mengawasi keadaan. Setiap warga Irak yang mendekat, langsung diusir di bawah ancaman senapan.

Aroma ketegangan menyeruak, di kala area bom mobil dikerumuni warga. Rasa curiga tentara Amerika memuncak, dan ketegangan begitu membuat jantung berdebar lebih cepat.

Tiba-tiba, salah seorang penjual daging memainkan Hand Phone (HP). Tentara Amerika yang tidak tahu bahasa Arab, memerintahkan si pedagang untuk mematikan HP.

Warga Irak itu bingung, karena tidak tahu apa kata yang keluar dari sang tentara. Begitu tut HP dipencet, bom jalanan itu langsung meledak dahsyat. Petugas penjinak bom yang paling dekat, langsung meregang nyawa.

Petugas penjinak bom di hari berikutnya, mendapat bantuan tenaga ahli baru. Kali ini, Sersan William James (Jeremy Renner), yang terkenal dengan kekerasan kepalanya.

Hal itu langsung terlihat kala William menjinakkan bom jalan berikutnya. Menjelang sampai ke lokasi, William memenuhi area bom dengan asap berwarna merah. Tentara Amerika dibuat cemas bukan alang kepalang. Penyiagaan makin diperketat.

William dengan kemampuannya, akhirnya dapat menjinakkan bom berdaya ledak tinggi. Hal yang sama juga berhasil dilakukannya, kala menjinakkan bom mobil.

Walau pada awalnya, kegagalan hampir membunuh William. Berbekal keyakinan hati, William membuang earphone, agar bisa konsentrasi menjinakkan bom.

Setelah sukses menjinakkan bom, satu bogem mentah melayang ke wajahnya. Hari-hari berikutnya, William dihadapkan pula dengan pelaku bom bunuh diri.

Film garapan Sutradara Kathryn Bigelow ini, lumayan menegangkan. Dari awal sampai akhir, lebih memfokuskan diri pada masalah penjinakkan bom.

Walau terselip juga satu penilaian miring terhadap pelaku bom syahid atau yang lazim disebut Amerika sebagai bunuh diri. Bigelow mengambarkan pejuang Irak yang kejam, dengan tega-teganya memasukkan bom ke dalam tubuh seorang remaja. Karena gagal, remaja itu dibiarkan terbujur kaku dengan beberapa bekas jahitan.

Film yang telah memenangkan banyak penghargaan ini, antaranya enam piala Oscar, lebih memposisikan tentara Amerika sebagai pahlawan. Padahal kedatangan Amerika ke negara Irak, semata-mata ingin menjajah dan membunuh warga Muslim dengan alasan yang dibuat-buat. Hendri Nova

Jenis : Perang
Pemain: Jeremy Renner, Ralph Fiennes, Guy Pearce, Anthony Mackie
Sutradara : Kathryn Bigelow

Iklan

Responses

  1. >"Padahal kedatangan Amerika ke negara Irak, semata-mata ingin menjajah dan membunuh warga Muslim dengan alasan yang dibuat-buat."Hati2 dengan ucapan anda di atas ini.. karena kita tidak tahu menahu apa tujuan utama dari kedatangan AS ke Irak.. Serahkan kepada Tuhan, karena hanya Ia yang tahu.. Jadi, kita tidak perlu menghakimi orang lain, padahal diri sendiri penulis belum tentu lepas dari dosa.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: