Oleh: hendrinova | Maret 24, 2010

My Name Is Khan Perjuangan Lelaki Autis

Tingkah Rizwan Khan (Shah Rukh Khan) yang mencurigakan saat berada di bandara, mengundang kecurigaan petugas keamanan. Ia langsung digelandang ke ruang pemeriksaan, untuk dilakukan pengeledahan.

Tiap inci tubuh Khan diperiksa, termasuk mulut, telinga, bokong dan lainnya. Saat pemeriksaan itulah, mereka baru tahu, kalau sekiranya Khan seorang penyandang penyakit Asperger’s syndrome, semacam autis.

Petugas akhirnya hanya ketawa cengengesan, kala melihat Khan meracau tak karu-karuan. Mereka baru terdiam, di saat Khan menceritakan maksudnya pergi ke Amerika.

Ia ingin menyampaikan pesan pada Presiden Bush, Muslim bukanlah teroris. Khan akhirnya sampai juga di Amerika, dan langsung disambut koleganya yang sudah menanti.

Dia kemudian disuruh melakukan pekerjaan, yang membuatnya bertemu dengan seorang wanita cantik Mandira (Kajol), wanita Hindu asal India. Mandira seorang karyawan di sebuah salon.

Karena Khan sering berkunjung, rasa suka pun tumbuh di hati keduanya. Apalagi dikala Khan telah berhasil mengambil hati anaknya Mandira. Keduanya kemudian menikah, dan membuka usaha.

Waktu berlalu, dan tanpa dinyana peristiwa mengejutkan terjadi di Amerika. Gedung WTC runtuh oleh serangan yang diklaim Amerika, dilakukan oleh teroris beragama Islam.

Kebencian terhadap Muslim langsung merebak di mana-mana. Bahkan anak Mandira mati terbunuh, akibat penganiayaan sekelompok pemuda di lapangan bola. Peristiwa itu membuat Khan harus berpisah dengan Mandira, dan kemudian melakukan perjalanan jauh, untuk bertemu dengan Bush.

Di jalan ia bertemu dengan keluarga Kristen. Tak dinyana, Khan ikut pula masuk gereja dan memberikan pengarahan dan ikut bernyanyi bersama. Ia kemudian melanjutkan perjalanan, dan akhirnya bisa melihat Bush di sebuah acara.

Dalam kerumunan banyak orang, Khan berteriak kalau namanya Khan. Oleh orang sekeliling, ia dikira seorang teroris yang akan membahayakan nyawa presiden. Pihak keamanan langsung bergerak melumpuhkan Khan. Hidungnya berdarah karena pukulan ekor senapan.
Selanjutnya ia dikurung dalam ruangan dengan pengamanan ekstra canggih. Berita tertangkapnya Khan muncul di televisi, berkat bidikan seorang fotografer.

Pihak Muslim langsung melakukan klarifikasi, kalau pihak keamanan salah tangkap. Keluarga dan orang dekat Khan diwawancarai. Rasa simpati timbul di mana-mana. Pihak keamanan akhirnya melepas Khan, karena memang tidak ada keterangan yang bisa didapat dari seorang penyandang autis.

Waktu berlalu dan nama Khan makin populer. Dan presiden Amerika Serikat berganti dengan Obama. Khan kemudian bertekad untuk bertemu Obama, untuk sekedar membersihkan.

Film garapan Sutradara Karan Johar ini, lumayan basi dari segi ide. Soalnya, peristiwa 11 September sudah lama berlalu, terhitung tahun 2001. Apalagi waktu lounching, juga bukan di saat mengenang peristiwa tersebut.

Bisa dikatakan, film ini membawa pesan pluralisme, dengan menghalalkan kawin beda agama. Sementara di Islam sendiri, kawin beda agama tidak dibolehkan. Tingkah Khan, jelas tidak layak ditiru oleh seorang Muslim. Apalagi, apa memang ada orang autis yang sehebat Khan ini?

Walau begitu, dari segi ide yang walau agak nyeleneh, tentu lumayan buat dijadikan selingan. Akting Shah Rukh Khan, tentu menjadi jaminan akan bagusnya cerita yang ditampilkan. Hendri Nova

Jenis: Drama
Pemain : Shah Rukh Khan, Kajol, Shabana Azmi, Sonya Jehan, Jimmy Shergill
Director: Karan Johar

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: