Oleh: hendrinova | Mei 8, 2009

>Muslimah, Makin Tak Fokus

>Sepertinya, tragedi cerita sinetron Malin Kundang, bakal berulang di sinetron Muslimah. Penonton sinetron yang selalu dihiasi dengan marah-marah dan tegang urat leher ini, ceritanya makin tidak fokus saja.

Dulu… saat sinetron Malin Kundang berada di atas daun, sang sutradara masih enggan mengakhiri cerita yang memang sudah seharusnya ditutup. Namun karena ketamakan akan iklan yang terus masuk, cerita diperpanjang dengan membuat anak Malin Kundang jadi dewasa.

Apa hasilnya, cerita Malin Kundang tidak seirama lagi dengan judulnya. Sebab, Malin Kundang sudah tewas, sementara yang ditonjolkan cuma anak Malin Kundang yang perempuan. Sementara fokus cerita Malin Kundang adalah anak yang merantau meninggalkan orangtuanya, kemudian tidak mengakui lagi wanita yang melahirkannya. Kalau perannya diganti perempuan, jelas satu hal yang mengada-ada.

Sinetron Muslimah juga dibuat sama. Kejenuhan penonton melihat nasib Muslimah, membuat mereka jadi enggan menonton lagi. Sutradara kemudian menjadikan semua anak-anak pelaku utama dewasa, dengan segala perilaku buruk, maupun yang terpuji..

Ceritapun difokuskan pada Humairo, anak Muslimah yang sudah berperilaku buruk karena pengaruh Naysila. Lalu, kenapa judul sinetron ini masih Muslimah? Jika yang jadi fokus sekarang adalah Humairo dan anak-anak yang disebut sudah dewasa lainnya.

Jangan-jangan, sinetron Muslimah juga bakal ditukar judulnya dengan kagetan menjadi Humairo, seperti sinetron Hareem yang berubah jadi Inayah . Entahlah. Sinetron yang bermutu, sepertinya bukan lagi target sutradara. Akhir dari sinetron ini, juga jadi mengambang. Hendri Nova

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: