Oleh: hendrinova | April 4, 2014

Caleg Perempuan Bukan Lagi Pilihan Alternatif

Caleg perempuan berkualitas merupakan pilihan yang tepat untuk kemajuan Indonesia di masa datang. Makin banyak caleg perempuan berkualitas yang duduk sebagai legislatif di parlemen, maka Indonesia bisa dibawa ke arah yang lebih baik.

Memang butuh usaha yang ekstra untuk menghadirkan caleg perempuan berkualitas agar bisa duduk di parlemen. Masih tingginya dominasi kaum pria karena adat ketimuran yang masih membelenggu, membuat caleg perempuan berkualitas masih malu-malu untuk tampil.

Padahal untuk masalah wakil rakyat, yang berkualitaslah yang layak mendapatkannya. Kuota tidak seharusnya dijadikan alasan, menghalangi caleg perempuan berkualitas menguasai parlemen.

Sayangnya, meski sudah banyak caleg perempuan yang muncul di setiap pemilu, mereka masih belum bisa meraih simpati masyarakat luas. Jangankan dari kalangan kaum Adam, dari kaum Hawa pun caleg perempuan belum mendapatkan tempat.

Padahal kalau dihitung secara matematika, seharusnya kaum perempuanlah yang menguasai parlemen. Caleg perempuanlah yang bakal mendominasi setiap keputusan yang ada.

Oleh karena itu, kaum perempuan harus disadarkan, karena selayaknya mereka memilih caleg perempuan berkualitas. Jika ada caleg perempuan berkualitas di jajaran pilihan, dialah yang layak untuk mendapat suara kaum perempuan.

Agar hal ini menjadi nyata, maka caleg perempuan harus berani memperlihatkan kualitasnya, agar pemilih semakin yakin tentang dirinya. Koalisi perempuan juga selayaknya dimaksimalkan fungsinya, mencari kaum perempuan yang berkualitas, untuk dijadikan caleg.

Makin banyak caleg perempuan berkualitas menjadi anggota legislatif (aleg) maka akan menjadi tiang parlemen Indonesia. Parlemen akan kuat, karena disokong oleh perempuan-perempuan hebat di bidangnya.

Predikat tiang merupakan predikat sangat hebat dan terkuat dalam bangunan. Tidak akan berdiri kokoh bangunan, jika tidak disokong dengan tiang yang kuat. Kokohnya tiang, juga akan memberikan kenyamanan bagi yang menghuninya.

Sebaliknya, lemahnya tiang, maka akan membawa kecelakaan bagi penghuninya. Tentu bisa dibayangkan jika tiang runtuh, maka runtuhlah semuanya. Hal itu juga berlaku bagi negara, karena perempuan itu tiang negara. Maka tak salah kiranya perempuan dilibatkan dalam membangun negara.

 

Perempuan di Parlemen

 

Kehadiran perempuan dalam parlemen sangat urgen, karena ia akan membuat parlemen memiliki tiang. Perempuan yang berpredikat tiang, tentunya hanya perempuan yang memiliki karakter, bukan perempuan boneka yang malah menjadi kurir korupsi di parlemen.

Saat ini kondisi perempuan di parlemen masih menyedihkan yang hanya diperalat untuk kepentingan partai. Kasus Anggelina Sondakh telah mencoreng akan peran sebenarnya perempuan di parlemen.

Perempuan parlemen yang dirindukan dan diharapkan adalah sosok perempuan yang bisa menjadi tiang dalam setiap keputusan. Hanya perempuan yang memiliki perhitungan cermat, meski terkadang bermain perasaan terhadap segala sesuatu.

Bisa dibayangkan akibat besar yang akan terjadi, jika perempuan tidak mengambil peran dalam parlemen. Perempuan akan jadi korban kebiadaban keputusan kaum lelaki, seperti dengan diizinkannya pembukaan lokalisasi dan pengiriman TKW tak berkualitas yang berpotensi jadi human trafficking atau perdagangan perempuan.

Keberadaan perempuan di parlemen, tidak hanya diharapkan bisa berbuat banyak untuk kaumnya sendiri, tapi juga untuk anak-anak dan kegiatan sosial lainnya. Paling dekat terkait keberadaan hutan dan taman-taman kota. Hanya perempuan yang lebih sensitif jika dikaitkan dengan keberadaan ekosistem dan makhluk hidup.

Banyak harapan yang disandarkan bangsa Indonesia dengan adanya perempuan di parlemen. Sayang hingga saat ini, belum ada perempuan di parlemen Indonesia yang menonjol seperti Margaret Thatcher di Inggris, atau Hillary Clinton di Amerika Serikat. Selain mereka berdua, juga ada Madeleine Albright yang kiprahnya dikenang dunia sepanjang masa.

Perempuan Indonesia di parlemen diharapkan bisa melebihi mereka. Mereka bersatu padu memperjuangkan nasib perempuan, sehingga mendapat tempat terhormat. Tidak seperti sekarang, masih menjadi konsumsi kaum kapitalis dan orang-orang yang memanfaatkan mereka.

Isu Perempuan

Kehadiran perempuan di parlemen baru diperhitungkan sejak Pemilu 2009. Sayangnya yang muncul politisi perempuan dari kalangan artis. Mereka adalah Angelina Sondakh, Vena Melinda, Rieke Diah Pitaloka, Wanda hamidah, dan sebagainya.

Mereka ini kiprahnya tidak terlalu menonjol dan mendapat simpati masyarakat. Apalagi perempuan di luar artis, mereka kadang hanya dimanfaatkan saat voting suara berlangsung.

Angin segar sedikit berhembus dengan adanya Undang-undang Pemilu Nomor 8 Tahun 2012 Pasal 55, terkait kuota perempuan. Perempuan di daftar bakal calon legislatif sedikitnya 30% (tiga puluh persen). Bila dalam daerah pemilihan (Dapil) tidak memenuhi kuota 30% keterwakilan perempuan, maka Partai Politik yang bersangkutan terancam tidak memiliki calon legislatif.

Walau sebenarnya kuota 30 % masih belum adil, karena semua masyarakat laki-laki dan perempuan memiliki hak yang sama dalam negara. Seharusnya kalau banyak perempuan yang berkualitas, tak harus 30 persen, bahkan bisa di atas 75 persen.

Jika perempuan memiliki banyak suara di parlemen, maka isu-isu perempuan bisa di urai. Apalagi banyak undang-undang yang masih bias gender. Misalnya UU Kesehatan, UU Perkawinan, UU Pemilu, UU Parpol, UU Susduk, UU Otonomi Daerah,UU Tenaga Kerja, UU Sisdiknas, UU Kependudukan, Revisi KUHP, UU Buruh Migran,UU Pornografi dan Pornoaksi, UU Perlindungan Anak dan UU Lingkungan Hidup.

Semoga saja Kuota ini hanyalah kebijakan sementara, bisa di koreksi di masa datang. Sudah selayaknya mereka yang duduk di parlemen orang-orang berkualitas, tidak lagi memandang gender.

Sosok perempuan yang akan menduduki parlemen, tentu saja diharapkan juga menjadi teladan di tengah masyarakat. Jangan pula malah menjadi bahan olokan karena perilaku yang tidak profesional.

Meski jadi tiang parlemen, mereka hendaknya juga bisa menjadi tiang keluarga di tengah anak-anaknya. Jangan sampai ibu sibuk diparlemen, lalu anak ditemukan mati sakau di dalam mobil atau diskotik dan tempat lainnya.

Perempuan parlemen yang seperti ini, akan membuat masyarakat kembali mencibir, karena tidak becus mengurus keluarga apalagi masyarakat. Jadi hendaknya perempuan parlemen menjaga kesuksesannya di rumah tangga, karena itulah harga dirinya.

Perempuan harus menunjukkan eksistensinya di parlemen, sebagai pembuat keputusan yang diperhitungan. Masukannya ditunggu, karena terkait dengan kemajuan negara.

Perempuan di parlemen hendaknya menjadi pengawal setiap perundang-undangan yang akan lahir. Mereka harus menjadi perpanjangan lidah bangsa Indonesia, yang menginginkan UU yang berpihak pada bangsa, bukan pada segelintir orang.

Sudah saatnya perempuan di parlemen Indonesia bangkit menjadi teladan bagi perempuan lain di seluruh bangsa di dunia. Dunia sangat rindu akan sosok perempuan seperti Cut Nyak Dien, Kartini, Rohana Kudus, dan lainnya. Meski mereka tidak semua berkiprah di parlemen, setidaknya eksistensi mereka diperhitungan dunia dan ditulis dalam tinta emas sejarah.

Semoga saja dengan kuota sementara 30 persen, bisa melahirkan perempuan tiang parlemen yang membuat parlemen Indonesia berwibawa di mata dunia internasional. Saatnya perempuan di parlemen menunjukkan eksistensi diri mereka yang sesungguhnya. *

Oleh: hendrinova | Januari 2, 2014

2013 in review

The WordPress.com stats helper monkeys prepared a 2013 annual report for this blog.

Here’s an excerpt:

The concert hall at the Sydney Opera House holds 2,700 people. This blog was viewed about 36,000 times in 2013. If it were a concert at Sydney Opera House, it would take about 13 sold-out performances for that many people to see it.

Click here to see the complete report.

Oleh: hendrinova | Desember 30, 2012

Herbal Islami Memang Ajib

Judul: Cara Sehat dengan Resep-Resep Ajaib Herbal Islami

Penulis : Mukhlidah Hanun Siregar
Penerbit : Buku Biru
Cetakan : Pertama,  Agustus 2012
Tebal : 234 Halaman
TAK seperti Indonesia, herbal di Arab Saudi terbatas karena alamnya memang begitu. Dibanding Asia, tumbuhan herbalnya sangat melimpah dan sangat kaya dibanding Arab. Cuma bedanya, herbal Arab termasuk paling paten.
Bahkan banyak herbal Arab masuk dalam firman Allah SWT, disebut beberapa kali dalam Alquran. Herbal-herbal tersebut juga direkomendasikan Nabi SAW dalam menjaga kesehatan dan pengobatan.
Herbal-herbal itu mencakup minyak zaitun, jintan, kurma, anggur, labu, semangka, siwak, lidah buaya dan delima. Semuanya memiliki keistimewaan dengan daya ampuh di bidang pengobatan, penjagaan kesehatan, sampai meningkatkan stamina.
Mereka yang rajin makan herbal ini, akan memiliki perfoma kesehatan yang bagus. Bahkan juga bisa awet muda, karena herbalnya memiliki kemampuan anti penuaan dini. Maka tak heran jika usia orang Arab jauh lebih panjang daripada orang Asia dan tentunya mereka tidak cepat menua.
Sementara syarat dalam memakai pengobatan dengan herbal islami, sebenarnya tidak sulit. Paling utama, si sakit harus yakin kalau Allah SWT akan menurunkan kesehatan dan kesembuhan berkat herbal yang dimakan. Si sakit harus yakin dan percaya, bahwa sakit datang dari Allah maka akan kembali lagi pada-Nya.
Sifat tawakal harus diamalkan,setelah mengkonsumsi herbal Islami. Pasanglah prasangka baik pada Allah SWT, bahwasanya Allah akan segera mengembalikan kesehatan yang telah Dia ambil sebelumnya.
Sebuah penelitian membuktikan, 60 persen kesembuhan disebabkan oleh kekuatan spiritual seseorang. Makin tinggi yakinnya pada Allah SWT, maka makin cepatlah obat herbal bekerja dan kesembuhan dengan cepat datang menjelang.
Agar pengobatan berjalan efektif, sisakit tetap harus mengkonsumsi obat secara rutin. Selain itu, dosis yang diminum juga harus cukup. Sisakit juga harus sabar dalam pengobatan, karena berlaku hukum sakit dulu baru senang.
Sebagian pasien akan mengalami DOC atau direct of cure, setelah mengkonsumsi obat herbal. DOC bisa menjadi pertanda, obat sudah bekerja dengan terlebih dahulu membunuh kuman penyebab penyakit. Jika penyebab sudah punah, barulah kesembuhan datang menjelang.
Bagi yang ingin tahu lebih lanjut tentang obat-obatan herbal Islami, maka buku berjudul “Cara Sehat dengan Resep-Resep Ajaib Herbal Islami” bisa menjadi panduan. Pembaca dijamin akan bertambah pengetahuannya, tentang beragam khasiat herbal Islami.
Buku ini tidak melulu bicara herbal, tapi juga menyertakan pengobatan dengan madu dan air zam-zam. Keduanya memiliki daya pengobatan ampuh dan juga direkomendasikan Alquran. Sayangnya, penulis tidak menulis semua herbal yang juga disebut dalam Alquran.
Sebutlah herbal bernama buah tin. Ia juga disebut dalam Alquran berbarengan dengan zaitun (wattini Wazzaituni). Mungkin pada edisi berikutnya bisa dijadikan masukan penulis, agar menyempurnakannya menjadi lebih baik lagi. Peresensi: Hendri Nova
Oleh: hendrinova | Desember 30, 2012

Allah Begitu Dekat


Judul: Aku Jauh Engkau Jauh Aku Dekat Engkau Dekat

Penulis : Yadi Saeful Hidayat
Penerbit : Mizania PT Mizan Pustaka
Cetakan : Pertama,  Oktober 2012
Tebal : xviii + 185 Halaman
KESUKSESAN manusia dalam menjalani hidup, tidak terlepas dari berapa dekatnya ia dengan Allah SWT. Ia merasakan Allah selalu bersamanya, baik dalam keadaan senang maupun susah, sehat maupun sakit, sedih maupun gembira, dan situasi lainnya.
Mereka yang sudah merasakan kedekatan dengan Allah, tak lagi risau menjalani hidup. Ia menganggap segala yang terjadi dan ia alami dalam hidup, buah skenario Allah untuk dirinya. Sebagai aktor atau aktris, ia hanya harus melakukan perintah sang sutradara.
Manusia yang selalu menjadikan Allah sebagai yang utama dalam hidup adalah Rasulullah SAW. Meski kesucian dan keimanan Rasulullah SAW tidak usah diragukan lagi, ia masih terus berharap dan berdoa, agar Allah selalu bersamanya dalam segala keadaan.
Lalu bagaimana dengan kita ? Sebagian besar umat manusia baru ingat Allah SWT saat diberi kesedihan, kesusahan, kerisauan, atau kondisi tidak enak lainnya. Saat dirinya terjepit, disitulah ia merasa memerlukan Allah SWT. Namun di saat lapang atau bahagia, ia malah menyangsikan keberadaan Allah SWT.
Manusia baru merasa lebih dekat dengan Allah, jika dirinya dalam keadaan benar-benar tak ada lagi yang bisa menolong. Saat itulah keegoannya luntur dan berharap bantuan Allah segera datang. Orang seperti ini kalau Allah masih sayang, akan diberikan banyak cobaan pahit dalam perjalanan hidupnya, agar selalu ingat Allah SWT. Soalnya, ia baru ingat Allah SWT, kala sedang terjepit saja, makanya baiknya sering dijepit.
Jadi sekarang pilihan ada di tangan manusia itu sendiri. Apakah hanya akan mengingat Allah di kala sempit saja, atau di semua keadaan ? Jika memilih di segala keadaan, banyak-banyaklah mengingat Allah dalam kegembiraan.
Bersedekalah lebih banyak dengan penuh keikhlasan, agar Allah selalu memberikan rezeki-Nya supaya tetap bisa meneruskan kebiasaan. Jangan kalau sudah tidak punya uang baru teringat berinfak atau bersedekah. Berilah terlebih dahulu, baru kemudian menerima. Jangan terbalik, menerima dulu baru memberi.
Bagi anda yang dekat dengan Allah SWT, maka buku penuh inspirasi berjudul “Aku Jauh Engkau Jauh Aku Dekat Engkau Dekat” ini bisa dijadikan panduan. Jika kita menjauh dari Allah SWT, maka Allah pun akan menjauh.
Namun kalau rajin mendekatkan diri pada Allah SWT, maka Allah SWT akan semakin dekat dengan manusia. Allah akan menjadi matanya, mulutnya, telinganya, dan segala hal dalam hidup. Pada akhirnya, hidup akan terasa lebih berkah dengan hadirnya Allah dalam kehidupan.
Oleh karena itu, jadikanlah Allah SWT selalu spesial di hati, tempat mengadukan segala masalah dan meminta pertolongan. Hanya Allah saja pegangan hidup, baik dalam keadaan susah maupun senang dan kondisi lainnya. Peresensi: Hendri Nova
Oleh: hendrinova | Desember 30, 2012

Ulah Lelaki Penyebab Masuk Neraka

Judul: Tingkah Laku Laki-Laki yang Dijamin Masuk Neraka
Penulis : Muhammad Muhibbuddin
Penerbit : Sabil
Cetakan : Pertama, Juli 2012
Tebal : 223 Halaman
KAUM wanita memang telah disebut Rasulullah SAW sebagai penghuni neraka terbanyak, dibanding kaum lelaki. Hal itu wajar, karena godaan jadi wanita sangat banyak. Apalagi wanita yang tak beriman, ia menjadi sumber dosa bagi orang lain.
Walau begitu, bukan berarti kaum lelaki berada pada level aman, alias bisa selamat dengan mudah dari api neraka. Hampir semua umat manusia dalam keadaan tidak aman dan selalu diintai agar menjadi teman setan dan iblis di neraka.
Kaum lelaki jelas tidak luput dari incaran iblis, agar menjadi temannya di neraka kelak. Lelaki yang suka berindak kejam dan menindas kaum perempuan, sudah dipastikan akan menjadi sobat iblis di neraka. Contoh paling dekat dengan kasus ini adalah lelaki yang menjadikan perempuan budak seks, dengan cara menculik, menyekap, dan menjual mereka pada germo.
Di germo kaum perempuan korban penjualan orang akan diberlakukan kejam tanpa belas kasihan. Rata-rata dilakukan lelaki meski ada juga germo perempuan. Lelaki penjual wanita inilah yang sudah dipastikan masuk neraka jika tak kunjung bertobat.
Lelaki yang sudah dijamin masuk neraka lainnya adalah mereka yang suka mengkhianati istrinya. Bisa jadi dengan cara berselingkuh dengan istri orang lain atau main dengan perempuan cacat mental yang menjadikan kelamin sebagai sumber mencari uang.
Lelaki yang suka menelantarkan keluarganya, juga dijamin masuk neraka. Tentu saja lelaki yang masuk kategori ini, mereka yang hanya berperan sebagai pejantan seperti ayam jantan.
Sayangnya, penulis buku ini menggunakan emosi dalam membahas topik yang satu ini. Telunjuknya runcingnya langsung menunjuk Jemaah Tabligh. Walau dilakukan oknum dalam kelompok dakwah ini, penulis yang tak menyertakan biografinya di akhir halaman ini, melakukan generalisasi.
Kebenciannya terhadap Jemaah Tabligh sangat dalam rupanya. Hanya dengan mendengar cerita dari seorang dosen, ia ikut mengaminkan. Seharusnya seorang penulis melakukan cek dan ricek ke lapangan dulu, baru berani mengambil kesimpulan.
Hal itu untuk menghindari pembodohan pada pembaca dengan hanya menjual ‘katanya’. Seharusnya penerbit Sabil tidak dengan mudah menerbitkan buku ini, karena bernuansa SARA. Kecuali kalau penulis telah melakukan investigasi mendalam dengan bukti kuat, barulah layak dijadikan sebuah rekomendasi.
Pada akhirnya buku ini menjadi sumber fitnah bagi pembaca yang berjiwa hanya menerima. Sebaliknya, pembaca yang suka mencari kebenaran, akan menjadi pukulan sendiri bagi penulis, karena bukunya bisa jadi penyebab pembaca bergabung dengan Jamaah tabligh.
Jadi, bagi anda yang membeli buku ini, jangan terlalu percaya dengan apa yang dikatakan penulis sebelum membuktikannya. Cukuplah si penulis buku ini jadi referensi bagi anda, sebagai penulis yang kurang teliti dalam menulis. Moga jadi masukan bagi edisi perbaikan. Peresensi: Hendri Nova
Oleh: hendrinova | Desember 30, 2012

Erdogan Sang Penakluk


Judul: Erdogan Muadzin Istanbul Penakluk Sekularisme Turki
Penulis : Syarif Taghian
Penerbit : Pustaka Al-Kautsar
Cetakan : Pertama,  Oktober 2012
Tebal : xv + 518 Halaman
DUNIA Arab kini dipengaruhi dua kekuatan penting yang mengambil peran besar dalam membantu kemerdekaan rakyat Palestina. Sikap tegas Turki di bawah kepemimpinan Recep Tayyip Erdogan dalam kasus kapal perdamaian Mavi Marmara, membuat mata tertuju pada Turki. Juga keberpihakan Mesir pada Palestina, juga membuat jalan bantuan ke negara itu terbuka.
Turki dan Mesir yang semula menjadi sekutu dekat Israel dan Amerika, kini tampil jadi pembela hak-hak rakyat Palestina. Satu keberanian yang tak sanggup dilakukan Arab Saudi, Qatar, Uni Emirat Arab, dan Negara Arab lainnnya.
Pembelaan terang-terangan yang dilakukan Turki, membuka mata dan telinga masyarakat internasional, bahwa Negara yang bergelar “The Sick Man in Europe” itu telah bangkit. Ia kini mampu bersikap tegas, di tengah hegemoni negara penjajah Israel dengan sokongan Amerika.
Lalu siapa Erdogan ? sepak terjangnya yang membuat kudeta tanpa senjata, telah melahirkan perubahan besar di dalam negeri dan membuat wibawa Turki meningkat di masyarakat dunia. Turki yang dulunya dikuasai rezim Attarturk dengan kebebasan gaya barat, perlahan dibawa ke kehidupan Islami.
Langkah Erdogan jelas mendapat tentangan besar anjing-anjing sekularisme yang biasa hidup mewah dengan menggerogoti uang rakyat. Sayang mereka tak lagi mendapat simpati, karena rakyat sudah bosan dengan kehidupan sekuler yang jauh dari nilai-nilai keislaman.
Perjalanan Erdogan ke posisi tampuk kekuasaan, bukanlah mudah. Karirnya bersinar saat menjadi Walikota Istanbul. Ia berhasil mengalirkan air ke rumah-rumah penduduk, setelah bertahun-tahun kesulitan air bersih.
Kota Istanbul yang kumuh dan jorok, menjelma jadi kota hijau nan bersih. Perhatian pada fakir miskin sangat tinggi, sehingga simpati rakyat pada Erdogan makin besar.
Kala berada di puncak ketenaran, pihak sekuler mencium gelagat tidak baik dalam diri Erdogan. Sepenggal puisi karya Ziya Gokalp akhirnya mengantarkan dirinya ke penjara. Erdogan di tuduh telah menjadi ancaman negara dan menjadi sumber perpecahan kelompok agama.
Dengan diiringi 500 mobil pendukungnya menjelang Idul Adha, Erdogan masuk dalam penjara. Sebelum itu ia berpesan, agar para pendukungnya tidak melancarkan aksi protes. Ia minta mereka dewasa dengan cara memberikan suara di bilik-bilik pemungutan suara.
Dari penjara, Erdogan kemudian menyusun kekuatan baru dalam perpolitikkan di Turki. Ia memperkenalkan dirinya sebagai sosok moderat, tak lagi militan seperti sebelumnya. Tepat pula saat itu, Partai Refah dibubarkan pihak militer, karena dianggap ancaman bagi kehidupan sekuler.
Membaca buku ini, sungguh terasi asik. Pembaca akan menjadi lebih mengenal sosok Erdogan, muadzin Istanbul penakluk sekularisme Turki. Apalagi bagi politikus beragama Islam, sosok erdogan bisa menjadi inspirasi dalam usaha menegakkan marwah negara di panggung dunia internasional.
Jika ada kudeta tidak berdarah, itulah yang dilakukan Erdogan di Turki saat ini. Akhirnya, jilbab berdasarkan paham kebebasan sekularisme bisa kembali berada di jalan-jalan dan parlemen Turki. Senjata sekularisme yang menghargai kebebasan, digunakan dengan manis oleh Erdogan, untuk menghilangkan sekularisme secara perlahan-lahan. Buku ini menjadi sangat sayang untuk dilewatkan begitu saja. Peresensi: Hendri Nova
Oleh: hendrinova | Desember 30, 2012

Kebenaran di Balik Pembunuhan


Judul: The Devil’s Whisper

Penulis : Miyuki Miyabe
Penerbit : PT Serambi Ilmu Semesta
Cetakan : Pertama, Maret 2012
Tebal : 413 Halaman
MAMORU, keponakan seorang pengemudi taksi kini harus berjuang membebaskan pamannya dari tuduhan pembunuhan. Sang paman dituduh telah menabrak seorang wanita, karena telah menerobos lampu merah.
Di sisi lain, Mamoru juga menghadapi perlakukan tidak baik dari temannya di sekolah.  Dia dituduh sebagai anak pembunuh. Hampir seluruh kampus mengetahui hal itu, karena siswa yang benci pada Mamoru menempelkannya di papan pengumuman.
Serangan bahkan juga sampai di rumah pamannya, dengan tulisan bernoda darah. Selain itu, Mamoru juga mendapat tuduhan telah mencuri kas sekolah. Semua itu membuat Mamoru harus bergulat menyelesaikan masalahnya sendiri dan menyelamatkan sang paman dari jeruji penjara.
Keahlian Mamoru membuka beragam kunci, membuatnya bisa melakukan penyelidikan mandiri. Pertama ia berupaya menyelidiki wanita yang jadi korban tabrak pamannya. Ia berhasil masuk dalam apartemen si gadis dan menemukan fakta baru.
Suara ancaman di telepon membuat Mamoru makin penasaran dengan latar belakang si gadis. Sambil mengumpulkan bukti lainnya, Mamoru pun berusaha menyelesaikan masalahnya di sekolah.
Namun di luar dugaan Mamoru, seorang pengusaha terkenal mendadak menjadi saksi dalam kasus pamannya.  Pengusaha itu bahkan mempertaruhkan nama baik dan keutuhan rumah tangganya, untuk membantu mengungkap kebenaran.
Pengusaha itu termasuk orang yang tidak tega melihat orang tak bersalah harus menjalani hukuman. Ia nekat menjadi saksi meringankan dan kesaksiannya berhasil membebaskan paman Mamoru dari penjara. Sayang, kasus tak berhenti di sana, karena ada pembunuhan lain yang berkaitan dengan gadis yang ditabrak paman Mamoru.
Pembunuh itu telah berhasil dihubungi Mamoru. Mereka janji bertemu, untuk mencari kebenaran. Mamoru dengan segenap keberaniannya datang memenuhi undangan si pembunuh untuk bertemu.
Di sisi lain, Mamoru juga berhasil mendapatkan titik terang dalam kasusnya di sekolah. Ia berhasil mengungkap siapa dalang di balik serangan-serangan di sekolah. Mamoru akhirnya menempuh cara tak lazim dalam menyelesaikan masalah.
Ia pun mengancam si penebar teror, bahwa ia akan dihancurkan jika terus memperalat orang lain untuk menyudutkan Mamoru. Ia berharap ancaman yang ia berikan, bisa membuat kapok si penebar teror, agar tak lagi menjadikan dirinya objek kesenangan.
Novel ini selalu mengundang rasa penasaran untuk terus membacanya sampai akhir. Si pengarang, Miyuki Miyabe sangat ahli dalam mengolah plot cerita sehingga sayang dilewatkan penggemar cerita misteri.
Begitu banyak misteri yang akhirnya tergali, berikut kisah menghilangnya sang ayah. Bersamaan dengan itu, satu persatu misteri terungkap, namun disitulah pilihan sulit berada dalam genggaman Mamoru. Peresensi: Hendri Nova
Oleh: hendrinova | Desember 30, 2012

Gampang Meraih Rezeki


Judul: Keajaiban seribu Dinar

Penulis : Miftahur Rahman El-Banjary
Penerbit : PT Elex Media Komputindo
Cetakan : Pertama 2012
Tebal : xxxii +  204 Halaman
RAHASIA mendapat rezeki yang maha dahsyat dengan cara bersedekah, memang masih belum bisa diterima secara umum bagi semua orang. Terutama mereka yang menggunakan otak kiri dalam berpikir, mereka tak akan menemukan hitung-hitungan yang membuat harta mereka kembali kalau di sedekahkan.
Namun mereka yang menggunakan otak kanan dalam menarik rezeki maha dahsyat dari Allah SWT, sedekah dijadikan andalan utama. Mereka menerima karunia besar dari Allah berupa rezeki berlimpah, setelah rajin bersedekah.
Harta yang mereka peroleh memiliki berkah luar biasa dan mampu memberi manfaat besar bagi manusia lain. Kekayaannya adalah berkah yang akan membawa ke surge, bukan laknat yang akan membenamkannya ke dalam neraka.
Untuk mendapatkan keberkahan dari sedekah, maka langkah pertama yang harus dilakukan dengan membersihkan pikiran dari pikiran negative. Positif thinking harus dijadikan modal dasar dalam hidup, karena Allah itu menurut persangkaan hambanya.
Apa yang diduga dalam pikiran, maka itulah yang akan wujud dalam kenyataan. Maka dari itu, baiknya pikirkan yang baik-baik saja, agar hasilnya menjadi kenyataan dengan baik pula. Bukankah lebih baik menyibukan diri dengan kebaikan daripada dengan keburukan ?
Berprasangka baik harus dijadikan amalan hati, agar tetap tenang kala rezeki tak kunjung datang. Mungkin saja bukan saat yang tepat Allah mengabulkan doa agar ditambah rezeki, dan harus menunggu beberapa waktu. Jangan pernah berputus asa dari rahmat Allah SWT.
Selalulah berfikir kaya, agar ia datang menjelma. Kaya harus dijadikan kebutuhan, karena bisa jadi asbab bisa membantu orang lain dengan materi. Zuhud jelas tak harus menjadi miskin, karena orang kata juga bisa zuhud dengan batas-batas wajar.
Selalulah berusaha agar menjadi tangan di atas bukan tangan di bawah. Itu berarti, selalulah memberi dan jangan hanya selalu menerima. Jika ingin memberi, tentu harus ada dulu yang diberi. Utamanya uang, karena dengan uang si miskin bisa membeli banyak kebutuhannya.
Menurut penulis, ada tujuh alasan mengapa kita harus kaya. Pertama, pilihan jadi kaya karena meneladani sifat Allah Al-Ghani (Maha Kaya). Kedua, meneladani sifat Nabi Daud AS, Sulaiman AS, Yusuf AS, dan Muhammad SAW. Selain itu juga meneladani sahabat Rasulullah SAW, seperti Abu Bakar, Usman bin Affan, Umar bin Khattab, Abdurrahman bin Auf, dan lainnya.
Tentu poin terpentingnya, banyaknya perintah Allah yang membutuhkan kekayaan materi, seperti berzakat, haji, dan umrah, membangun masjid, sekolah, menyantuni anak yatim dan amal ibadah lainnya. Orang kaya juga dimuliakan tidak dihina oleh mereka yang menjadikan kekayaannya bahan kesombongan.
Masih banyak bahasan menarik lainnya yang dikemukan penulis, untuk menjadikan anda kaya. Motivasi yang diberikan sangat berguna, untuk mengubah pola pikir yang membuat malas berusaha.
Buku ini layak anda miliki dan ambil intisarinya. Berikan juga pada orang-orang yang anda sayangi, agar ia bersemangat mencari kekayaan. Mudah-mudahan, makin tegak Islam dengan makin banyaknya orang kaya di kalangan umat Islam. Peresensi: Hendri Nova

Bilbo (Martin Freeman) tidak menyangka sedikitpun kalau ia bakal terlibat dalam petualangan paling menegangkan dalam sejarah hidupnya. Awalnya hidup Bilbo berjalan manis, teratur, dan bahagia di perkampungan Hobbit.

Namun semua berubah, ketika ia dikunjungi si penyihir Gandalf (Ian McKellen). Tanda yang dibuat Gandalf di pintu rumahnya, membuatnya kedatangan tamu para kurcaci. Mereka lumayan banyak dan langsung menghabiskan makanan yang dimiliki Bilbo.

Salah seorang kurcaci memberikan surat kontrak petualangan yang harus ditandatangani Bilbo. Tapi ia mengacuhkannya, karena sebel dengan perlakuan para kurcaci yang mengacau di rumahnya.

Ia pun tertidur dan baru terbangun saat matahari sudah menyapa wajahnya. Alangkah terkejutnya Bilbo, karena tak ada seorangpun kurcaci maupun Gandalf di rumahnya yang sudah rapi bersih.

Ketika melihat surat kontrak, barulah Bilbo sadar kalau ia dibiarkan tertidur karena belum menandatanganinya. Segera Bilbo menandatanganinya dan kemudian berlari mengejar rombongan Gandalf dan para kurcaci.

Ia berhasil mengejar dan memperlihatkan surat kontrak. Otomatis Bilbo langsung masuk rombongan dan ia dinaikkan di atas kuda.

Saat mereka beristirahat, terjadi silang pendapat antara Gandalf dengan raja kurcaci, Thorin (Richard Armitage). Gandalf tersinggung dan lalu pergi meninggalkan rombongan. Sampai malam ia belum juga kembali.

Di sisi lain, dua kurcaci yang berjaga kehilangan dua ekor kuda. Mereka terperangah melihat Troll (raksasa) membawa kuda-kua untuk dimakan. Saat Bilbo datang, keduanya minta tolong agar menyelinap ke dalam gua untuk melepaskan kuda-kuda.

Sayang ia ketahuan, tertangkap dan akan dimasak. Saat kritis itulah, para kurcaci datang dan pertempuran seru terjadi. Troll yang merasa kewalahan berhasil menangkap Bilbo dan menyanderanya.

Akhirnya semua kurcaci tertangkap dan akan dimasak. Bilbo kemudian memainkan akalnya untuk mengulur waktu, agar para kurcaci tidak dipanggang hidup-hidup.

Siasat Bilbo ternyata tidak mempan dan mereka harus menanggung akibatnya. Saat di ujung tanduk itulah, Gandalf datang dengan kekuatan sihirnya. Tongkatnya membelah batu yang langsung ditembus cahaya mentari pagi. Troll langsung membantu, begitu terkena cahaya.

Perjalanan kembali dilanjutkan. Saat mereka beristirahat, Gandalf kedatangan kawan lama dengan kendaraan kelinci. Ia membawa kabar buruk dan mengundang hadirnya kawanan Orc.

Mereka kembali berupaya menyelamatkan diri, karena tidak mungkin bertempur dengan pasukan Orc yang banyak. Keberadaan mereka yang walau telah dikecoh, ketahuan juga akhirnya.

Untung Gandalf menemukan sebuah gua yang merupakan jalan rahasia masuk ke dunia peri atau jin. Tanpa sepengetahuan mereka, kawanan Orc berhasil dikalahkan pasukan peri.

Gandalf kemudian bertemu rekannya Saruman. Dari percakapan mereka, ada sirat bahaya dari ratu peri. Hal itu membuat Gandalf jadi berhati-hati.

Para kurcaci beserta Bilbo kembali melanjutkan perjalanan. Gandalf masih ada urusan dan akan menyusul di belakang. Saat melintasi gunung, mereka terperangkat perkelahian dua gunung yang hampir saja merenggut nyawa mereka.

Saat lepas dari bahaya perkelahian dua gunung, mereka kembali terperangkap di sarang Goblin. Hanya Bilbo yang tidak mereka tangkap, namun dalam satu perkelahian dengan Goblin, Bilbo jatuh ke dasar jurang dan disanalah ia bertemu Gollum.

Saat para kurcaci hampir mati, di sanalah Gandalf kembali muncul sebagai penyelamat. Di sisi lain, Bilbo mendapatkan cincin Gollum (Andy Serkis) tanpa sepengetahuan makhluk aneh yang bicara pada dirinya sendiri itu.

Film garapan Sutradara Peter Jackson ini, merupakan prekuel dari trilogi “The Lord of the Rings”. Setelah menonton ini, tentu anda akan kembali ingat untuk menonton trilogi tersebut. Mungkin juga ini strategi mengulang sukses The Lord of the Rings yang bisa saja dibuat dalam bentuk 3D.

Satu hal yang pasti, film ini lumayan menegangkan karena beberapa makhluk ganas dilibatkan untuk membuat mata penonton terbelalak. Setelah menonton film ini, mungkin anda bisa lebih paham jalan cerita The Lord of the Rings yang sesungguhnya. hendri nova

Jenis : Fantasi
Pemain : Martin Freeman, Ian McKellen, dan Richard Armitage
Sutradara : Peter Jackson

Oleh: hendrinova | Desember 30, 2012

Ashanty Merana dalam "Kesakitanku"

Ada apa ya dengan Ashanty ? Begitu lepas dari berduet dengan suaminya Anang, ia langsung mengeluarkan lagu cengeng berjudul “Kesakitanku”. Mudah-mudahan saja ini cuma lagu, bukan bagian curahan hati Ashanty.

Jika dilihat dari lirik, memang tak bisa dilepaskan dari kehidupan Ashanty. Namun kalau soal mendua, memang masih perlu pembuktian.

Satu hal yang pasti, lagu ini sangat enak untuk didengar. Apalagi yang lagi senasib, sudah pasti dapat teman dalam melamun. Ashanty sepertinya berhasil melepaskan diri dari bayang-bayang Anang.

Untuk dijadikan nada tunggu, lagu ini pas untuk yang lagi sakit hati. Tapi jangan keterusan ya, karena hidup akan terus berjalan. hendri nova

Lirik Lagu Ashanty – Kesakitanku

Dulu aku kau cinta sepenuh hatimu
Dulu aku kau kejar-kejar, ingatkah kamu
Tapi sekarang kau pergi dengan cinta yang lain
Setelah janji suci, setelah bahagia yang kita rasakan

Aku tahu memang ada salahku sehingga dirimu mampu mendua
Sewajarnya kita (kita) bisa bicara (bicara)
Tak perlu kau sakitiku seperti ini (sakiti seperti ini)

Aku rela melepas dirimu tapi jangan bilang kau tak cintaiku
Aku sakit bila mendengarkan itu, jujur aku tak sanggup

Jangan bohongi hatimu untuk dia, pergi saja, jangan sakiti aku
Jujur aku rela, tapi tak mau dengar kau tak pernah cinta aku

Aku tahu memang ada salahku sehingga dirimu mampu mendua
Sewajarnya kita bisa bicara
Tak perlu kau sakitiku seperti ini

Aku rela melepas dirimu tapi jangan bilang kau tak cintaiku
Aku sakit bila mendengarkan itu, jujur aku tak sanggup
(Jangan bohongi hatimu untuk dia, pergi saja) jangan sakiti aku
Jujur aku rela, tapi tak mau dengar kau tak pernah cinta aku

Older Posts »

Kategori

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.