Oleh: hendrinova | Juni 23, 2011

>Akibat Meninggalkan Shalat

>
Status dengan KTP Islam, tak menjamin seorang manusia mengerjakan perintah shalat. Walau sudah tahu kalau shalat sebagai kewajiban yang tak bisa ditawar, masih banyak umat Islam yang malas mengerjakannya.

Padahal shalat merupakan amalan utama yang pertama kali dihisab di hari kiamat. Jika baik amalnya, maka baiklah tempat kembalinya, sebaliknya makin buruk shalatnya, maka nerakalah tempatnya.

Maka dari itu, semua Muslim harus rajin mengerjakan kewajibannya. Shalat tidak boleh ditinggalkan, meski harus dikerjakan dengan isyarat mata saja.

Apalagi dalam keadaan sehat, shalat pantangan untuk ditinggalkan. Baik disengaja ataupun tidak, shalat harus dikerjakan. Jika benar-benar terlupa atau tertidur, tetap ada dispensasi untuk segera mengerjakan shalat.

Memang terkesan memaksa, namun itulah tanda kasih sayang Allah SWT pada makhluknya. Diizinkan-Nya hidup di dunia, semata-mata untuk mengabdi kepada Allah dengan mengerjakan segala perintah dan menghentikan larangan-Nya.

Kalau patuh, maka ada hadia surga dengan segala kenikmatan yang tak terkira. Surga dengan 7 tingkatannya, membutuhkan amalan-amalan khusus untuk mendapatkannya.

Setiap manusia diberi pilihan, akan surga mana yang diinginkannya. Berusahalah sungguh-sungguh, untuk memenuhi persyaratan untuk menjadi penghuni Surga Firdaus, Surga Adn, dan surga-surga lainnya.

Jika tidak diutus ke dunia, maka tak ada kesempatan untuk memilih. Seperti malaikat yang sudah ditentukan tempatnya di akhirat dan tidak akan berubah lagi, karena ia tidak lagi diuji.

Maka bagi mereka yang tidak taat melaksanakan shalat, beragam ancaman juga sudah disediakan Allah SWT. Puncak dari hukuman itu, adalah neraka dengan banyak tingkatan pula.

Lalu apa hukuman bagi mereka yang menyepelekan shalat ? Buku berjudul ‘Tamparan-Tamparan Super Pedas Bagi yang Malas Shalat’ membantu anda untuk mengungkapnya. Setidaknya ada 12 bahasan, terkait akibat yang akan diterima bagi mereka yang malas menunaikan shalat.

Mereka yang meninggalkan shalat karena alasan malas, maka ia sudah dicap menjadi kafir. Bahkan dalam hadis diterangkan, shalat ibarat kepala bagi manusia.

Kalau sudah tidak lagi mengerjakan shalat, berarti manusia itu sudah kehilangan kepala. Otomatis ia mayat hidup tanpa kepala, yang keberadaannya hanya menjadi pertakut bagi orang hidup.

Mereka yang meninggalkan shalat sudah dipastikan berdosa besae, langsung jadi orang munafik, diccap sebagai orang zhalim dan sebagainya. Buku ini akan menguraikan pada anda satu persatu.

Bagi anda yang saat ini malas mengerjakan shalat, segeralah membeli buku ini lalu mempelajarinya. Anda tentu akan merasa ditampar dengan setiap bahasannya. Mudah-mudahan anda kembali menjadi calon penghuni surga, setelah membacanya.

Ada baiknya buku ini dibacakan pada anggota keluarga, agar mereka bukan termasuk calon neraka. Semoga semua anggota keluarga jadi ahli shalat dan ahli surga. Hendri Nova

Judul: Tamparan-Tamparan Super Pedas Bagi yang Malas Shalat
Penulis : Rizem Aizid
Penerbit : DIVA Press
Cetakan : Pertama, Februari 2011
Tebal : 224 Halaman

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: