Oleh: hendrinova | Februari 14, 2011

>Japan Sahabat Jantung

>
SAHABAT JANTUNG – Sayuran murah ini, sangat baik bagi jantung. Ia juga memberikan manfaat besar bagi penderita diabetes, dan melancarkan pencernaan. Ibadurrahman

Orang Minang menyebut buah yang biasanya untuk sayur ini, dengan sebutan japan. Sementara orang Medan, menyebutnya dengan nama labu jipang.

Satu hal yang pasti, buah ini harganya sangat murah, karena bukan termasuk sayuran favorit. Untuk mendapatkannya tidak perlu dikilokan, namun cukup dibeli dengan cara onggokkan dengan harga Rp1.000 untuk 3 sampai 4 buah japan.

Buah japan biasanya dimakan dalam bentuk gulai, ditumis, ataupun disambal bening. Sebagian penjual lontong, terkadang mencampurkannya dengan kemumu dan ikan teri, agar hasilnya jadi lebih enak.

Japan hanya bisa tumbuh di daerah beriklim sejuk seperti Padang Panjang, Alahan Panjang, Solok dan daerah dingin lainnya. Khusus di Padang, Pesisir Selatan dan daerah panas lainnya, tumbuhnya sangat susah. Maka tak heran, japan senantiasa dipasok dari luar Padang.

Di balik rasanya yang sebagian orang kurang suka, japan ternyata amat bersahabat dengan jantung, menangkal kanker, dan makanan terbaik bagi ibu hamil. Selain itu, tentu masih banyak lagi khasiat lainnya.

Tumbuhan ini sebenarnya tidak berasal dari Indonesia. Ia ditemukan pertama kali oleh Patrick Browne di Jamaika tahun 1756. Sekarang ia telah menyebar di Filipina, Malaysia, dan Indonesia. Sementara di Meksiko, selain untuk sayuran umbinya juga dijadikan sumber karbohidrat.

Tumbuhan yang di dunia internasional disebut chayote ini, tak hanya buah dan umbinya saja yang bisa dimanfaatkan. Pucuk batang dan daun mudanya, juga sering dijadikan lalapan atau sayuran oleh warga yang menyukainya.

Japan (Sechium edule Sw) dalam kamus biologi termasuk dalam famili Cucurbitaceae. Tumbuhnya merambat, dan biasanya tidak memerlukan perawatan istimewa.

Sebenarnya, japan tidak hanya yang berukuran besar saja, ia juga ada yang berukukran kecil, namun sayangnya jarang ada di Sumbar. Khusus yang kecil disebut labu anggur, masa panennya pada usia amat muda (baby), sebagai bahan lalapan.

Setelah diteliti, kadar serat japan ternyata cukup baik, yaitu 1,7 g per 100 g. Otomatis ia sangat baik untuk mengobati sembelit dan aman untuk lambung yang sensitif atau radang usus. Serat pangan dapat mengurangi risiko penyakit kanker yang disebabkan sistem pencernaan yang tidak sempurna.

Komposisi Gizi per 100 gram Labu Siam, terdiri dari Energi (kkal) 17, Protein (g) 0,82, Lemak (g) 0,13, Karbohidrat (g) 3,9, Serat (g) 1,7, Gula (g) 1,85, Kalsium (mg) 17, Besi (mg) 0,34, Magnesium (mg) 12, Fosfor (mg) 18, Kalium (mg) 125, Natrium (mg) 2, Seng (mg) 0,74, Tembaga (mg) 0,12, Mangan (mg) 0,19, Selenium (mg) 0,2, Vitamin C 7,7 mg, Tiamin (mg) 0,03,
Riboflavin (mg) 0,03, Niacin (mg) 0,47, Vitamin B6 (mg) 0,08
Folat (mkg) 93, Vitamin E (mkg) 0,12, dan Vitamin K (mkg) 4,6.

Serat pangan mampu mengurangi waktu tinggal (transit time) makanan sejak dari rongga mulut, hingga sisa makanan dikeluarkan dalam bentuk feses. Selama tinggal di saluran pencernaan, serat pangan akan mengikat zat-zat karsinogenik (penyebab kanker).
Berkat singkatnya transit time sisa makanan di saluran pencernaan, waktu zat karsinogenik bermukim dalam tubuh juga makin pendek, sehingga peluang terjadinya kanker menjadi sangat kecil. Kandungan asam folat pada buah labu siam juga cukup baik, yaitu 93 mkg per 100 g. Konsumsi 100 gram labu Siam cukup untuk memenuhi 23,25 persen kebutuhan tubuh akan asam folat.

Asam folat sangat penting bagi ibu hamil karena dapat mengurangi risiko kelahiran bayi cacat. Konsumsi asam folat yang rendah pada ibu hamil, berhubungan erat dengan berat bayi lahir rendah dan kejadian neural tube defects (gangguan otak).

Defisiensi asam folat ditandai oleh gejala anemia, yaitu jumlah sel butir darah merah berkurang. Kebutuhan asam folat pada orang dewasa adalah 400 mkg per hari. Kebutuhan ini menjadi dua kali lipat pada ibu yang sedang hamil, dan bertambah 50 persen pada ibu yang sedang menyusui.

Japan juga kaya dengan Kalium. Zat ini berguna bagi tubuh untuk mengendalikan tekanan darah, terapi darah tinggi, serta membersihkan karbondioksida di dalam darah. Kalium juga bermanfaat untuk memicu kerja otot dan simpul saraf. Kalium yang tinggi juga akan memperlancar pengiriman oksigen ke otak dan membantu memperlancar keseimbangan cairan, sehingga tubuh menjadi lebih segar.

Selain itu, buah labu siam juga mengandung komponen vitamin yang cukup tinggi. Niasin merupakan bagian dari vitamin B kompleks yang disebut sebagai vitamin B3, berfungsi untuk menurunkan produksi VLDL (very low density lipoprotein) di dalam hati, sehingga produksi kolesterol LDL (low density lipoprotein) dan trigliserida dapat menurun.

Niasin berperan pada reaksi enzimatik di dalam tubuh untuk metabolisme karbohidrat, lemak, dan protein, yaitu sebagai koenzim I dan koenzim II. Niasin sangat diperlukan agar suplai energi dalam jaringan tubuh berjalan normal. Kekurangan niasin yang parah setelah beberapa bulan akan mengakibatkan pellagra serta dermatitis, yaitu gangguan kulit yang khas dan simetris, terutama di bagian badan yang tidak tertutup seperti tangan, lengan, siku, kaki, kulit, dan leher.

Labu siam juga kaya akan vitamin B6. Vitamin B6 mempunyai peran penting dalam metabolisme protein. Vitamin B6 sangat esensial untuk proses transaminasi dan deaminasi serta dekarboksilasi asam amino. Kebutuhan per hari mencapai 0,02 mg untuk dewasa, 0,015 mg untuk bayi, 0,2-1,2 untuk anak-anak, dan 1,4-2 mg untuk remaja.

Kandungan selenium pada labu siam juga cukup baik. Selenium berperan penting untuk memperbaiki mood. Sebuah penelitian di Amerika Serikat (1996) membuktikan bahwa orang yang kadar selenium tubuhnya paling rendah menunjukkan mood yang paling buruk. Konsumsi selenium disarankan sekitar 55-70 mikrogram perhari.

Japan juga memiliki kemampuannya menurunkan tekanan darah tinggi. Makanan tergolong makanan sehat untuk jantung dan pembuluh darah bila mengandung rasio kalium:natrium minimal 5:1. Setiap 100 gram buah labu siam mengandung kalium:natrium dengan perbandingan 62:1.

Selain itu, labu siam juga diketahui memiliki efek diuretik, sehingga mampu menurunkan kadar garam di dalam darah melalui pembuangan air seni. Berkurangnya kadar garam yang bersifat menyerap atau menahan air ini akan meringankan kerja jantung dalam memompa darah, sehingga tekanan darah akan menurun.

Labu siam juga sangat baik bagi penderita asam urat. Efek diuretik dari labu siam akan melancarkan pembuangan air kecil, sehingga kelebihan asam urat dapat segera dikeluarkan dari dalam tubuh. Labu siam juga baik bagi penderita diabetes. Hal itu disebabkan pada labu siam terdapat kandungan karbohidrat yang cukup tinggi, sehingga penderita diabetes tidak perlu mengonsumsi makanan pokok secara berlebihan.

Kandungan air yang tinggi pada labu siam membuatnya sangat baik untuk menjaga kesehatan ginjal. Labu siam juga mengandung komponen saponin yang sangat bermanfaat bagi tubuh. Kandungan saponin sangat bermanfaat untuk menghambat dan mencegah penyerapan kolesterol di dalam darah. Rata-rata konsumsi saponin yang dianjurkan adalah 15 mg setiap hari.

Pada labu siam juga terkandung komponen tanin yang bersifat antimikroba, serta alkaloid yang mampu memperlancar peredaran darah sehingga mencegah penyakit stroke. Meskipun belum memiliki bukti ilmiah secara pasti, labu siam telah dikenal sebagai obat wasir. Hal itu mungkin disebabkan kandungan seratnya yang cukup baik.

Selain itu, labu Siam juga baik untuk penderita sariawan. Namun, labu siam tidak cocok diberikan kepada penderita rematik karena sifat dinginnya dapat memicu munculnya gejala sakit.

Sementara Sudarman Mardisiswojo dalam buku Cabe Puyang Warisan Nenek Moyang, mengatakan tanaman ini, mengandung vitamin A, B, C, niasin, dan sedikit albuminoid. Karena bersifat dingin, jika dimakan terasa sejuk dan dingin di perut.

Dalam buku Cabe Puyang Warisan Nenek Moyang, Sudarman hanya menjelaskan bahwa buah tanaman ini baik untuk menyembuhkan gangguan sariawan, panas dalam, serta menurunkan demam pada anak-anak karena mengandung banyak air. Maksudnya tidak ada penjelasan kandungan mana yang bisa meredakan darah tinggi.

Seperti diketahui, melalui air seni yang banyak terbuang akibat sifat diuretik dari labu siam, kandungan garam di dalam darah pun ikut berkurang. Berkurangnya kadar garam yang bersifaat menyerap atau menahan air ini akan meringankan kerja jantung dalam memompa darah, sehingga tekanan darah akan menurun.

Nah… masih ada yang enggan makan japan? Mulai sekarang, berakrab rialah dengannya agar banyak mendapat manfaat. Dengan demikian, sehat bisa didapat dengan biaya murah dan alami. Berbagai Sumber. Hendri Nova

About these ads

Responses

  1. ane suka nih buah…
    hehe

    • mantaplah kalo gitu…

  2. trimakasih bnyk ya info yang lengkap ini bermanfaat untk sy n klg sy. smg Allah memberi barokah bagi penulis n klg nya jug.

    • sama ya… alhamdulillah… amin….

  3. saya lgi hamil n selera makan belum pulih plus belum bisa makan semua henis sayur.. tapi saya suka sayur japan ni. suami saya mempertanyakan, apa nutrisinya sayur waluh ni, kata beliu.. jai deh tak search.. waahh banyak manfaatnya ternyata.. thanks ya.. infonya.. :)


Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: