Oleh: hendrinova | Juli 3, 2010

Kumpulan Kisah Sehari Hari


Di tangan manusia kreatif, pengalaman hidup dengan segala dinamikanya, bisa menghasilkan karya yang tak bernilai. Apalagi kalau mampu meraciknya dalam bahasa sastra yang menghanyutkan, akan banyak jiwa yang ikut terjerat olehnya.

Hal itulah yang dilakukan Edi Mulyono, dalam buku yang berjudul Andai Aku Jalan Kaki, Masihkah Engkau Selalu Ada Untukku? Berbagai kisah hidupnya terkait masalah keluarga, cinta, interaksi sosial dengan orang lain, dan lainnya, berhasil ia ramu dalam satu buku yang menarik untuk dibaca.

Sebagai cerita andalan, ia mengambil cerita pendek yang sama dengan sampul buku. Saat membaca judulnya, pembaca akan langsung mengira, kalau ini hanya sebuah hayalan negatif seorang Edi.

Inti ceritanya ada pada sikap prasangka buruk Edi, pada orang sekelilingnya. Si aku dalam cerita ini, digambarkan seorang kaya raya dengan segala kemewahan yang dimiliki.

Semua orang senang padanya dan siap melakukan apa saja demi dirinya. Apalagi yang wanita, rela jadi yang kesepuluh sekalipun, asal dapat materi dari si aku. Wah… tentu sangat beruntung mendapat predikat orang kaya.

Kelemahan ceritanya memang ada pada kata andai tadi. Edi menyudahi cerita dengan kembalinya si Aku kepangkuan orang-orang yang sesungguhnya lebih dekat padanya, seperti seorang istri.

Bayangan buruk yang berkelebat dalam pikirannya, ia enyahkan dengan menjauhi orang-orang yang sesungguhnya hanya mengincar hartanya. Akhir cerita yang hambar, karena tidak ada klimaks yang disuguhkan untuk pembaca.

Selanjutnya ada juga kisah yang berujung pada tanda tanya. Seperti kisah kelima yang berjudul Cinta Dalam Hati. Cerita dibuka dengan suasana sedih antara dua kekasih. Mereka harus berpisah karena satu hal yang terus jadi misteri sampai di akhir cerita.

Apa penyebab si aku memutuskan sang kekasih, jadi mengundang tanda tanya di penghujung kisah. Hingga akhirnya si aku kembali mengejar-ngejar wanita yang pernah dibuatnya menangis.

Kisah-kisah dalam buku ini, memang tidak semuanya dibuat tuntas. Entah sengaja atau tidak, tentu hanya penulis yang tahu. Satu hal yang pasti, tentu ada hikmah yang bisa diambil buat pelajaran hidup. Siapa tahu pula, jadi inspirasi bagi penulis-penulis berikutnya. Ibadurrahman

Judul : Andai Aku Jalan Kaki
Penulis : Edi Mulyono
Penerbit : Diva Press
Cetakan :Pertama, Maret 2010
Tebal : 214 Halaman

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: