Oleh: hendrinova | Mei 16, 2010

Sterilisasi Udara dengan Lidah Mertua


ANTI POLUSI – Tanamlah lidah mertua di lingkungan anda, baik di luar atau di dalam ruangan, agar bebas dari ancaman berbagai macam racun. Hendri Nova

Bagi anak-anak kampung Minang, serat tumbuhan lidah mertua (Sansevieria trifasciata) sering digunakan untuk menangkap udang. Caranya cukup gampang, daun lidah mertua dimemarkan. Setelah memar, maka akan keluarlah seratnya yang mirip benang. Satu seratnya cukup kuat, dan cukup mengangkat seekor udang galah ke permukaan.

Sementara kaum ibu Minang, sering menjadikan tumbuhan ini sebagai alternatif tumbuhan pagar. Karena hanya berbentuk daun, maka tumbuhan yang satu ini bisa dikuburkan untuk keperluan kompos.

Pamor lidah mertua baru meroket, setelah para ahli tetumbuhan menemukan kemampuan tersembunyi yang dimilikinya. Selain mampu bertahan hidup pada rentang waktu suhu dan cahaya yang sangat luas, ia juga memusuhi polusi.

Bahkan menurut Peneliti Senior dan Tenaga Ahli Lembaga Pertahanan Nasional (Lemhanas) Delima Hasri Azahari, lidah mertua mampu menyerap 107 jenis polutan di daerah padat lalu lintas dan ruangan yang penuh asap rokok. Kemampuan ini hampir merata di 100 jenis lidah mertua yang ada di Indonesia.

Walau dari segi asal muasal tumbuhan ini dikatakan berasal dari Afrika, fakta menunjukkan kalau Indonesia memiliki satu jenis yang tidak tumbuh di Afrika.
Lidah mertu itu di temukan di Kepulauan Seribu, yang disebut para ahli dengan nama Sansevieria javanica.

Sementara data yang dirilis Kompensasi menunjukkan, bahwa di tiap helai daun sansevieria ada pregnane glycoside, zat yang mampu mengurai zat beracun menjadi senyawa organik, gula, dan asam amino. Zat beracun yang diurai, seperti karbondioksida, benzen, xilen, formaldehid, koloroform, dan triklorotilen.

Jika lidah mertua ditaruh dalam ruangan, maka ia mampu menaklukkan sick building syndrome, yaitu keadaan ruangan yang tidak sehat akibat tingginya konsentrasi gas korbondioksida, nikotin dari rokok, dan penggunaan AC. Satu tanaman sansevieria trifasciata lorentii dewasa berdaun 4/5 helai dapat menyegarkan kembali udara dalam ruangan seluas 20 m persegi.

Sedangkan sansevieria trifasciata lorentii yang dipotong-potong 5 cm yang ditempatkan di dalam kulkas dapat menghilangkan aroma tidak sedap. Dalam lingkungan industri potongan daun ini disebarkan di ruang-ruang produksi industri, untuk mereduksi senyawa beracun yang terhirup oleh pekerja.

Kelebihan lainnya, tanaman yang juga digelari Old Century Plant ini, dapat mereduksi radiasi gelombang elektromaknetik yang ditimbulkan oleh komputer dan televisi. Maka tidak ada salahnya menaruhnya di samping komputer atau televisi.

Ahli lainnya, Hj. Lien Said, Dewan Penasehat Komunitas Pencinta Sansievieria (tanaman hias lidah mertua) Indonesia (Kompensasi) mengatakan, Seluruh bagian tanaman ini dapat dijadikan sebagai obat herbal. Beberapa penelitian malah menggolongkan tanaman ini sebagai material medika, karena kandungan kimia dan efek farmakologis secara klinis teruji positif dari daun, buah dan akar.
Sansiviera dikatakan memiliki kandungan antiseptik di beberapa bagian tanamannya, terutama pada daun. Sansevieria trifasciata ‘lorenttii’, merupakan jenis yang bagus untuk keperluan obat.

Menurut penelitian, bagian daun dari Sansivieria trifasciata ‘lorentii’ ini bisa dimanfaatkan untuk mengobati bengkak, penyakit kulit seperti eksim, sakit gigi, wasir, pencegah flu, dan penawar racun dari binatang berbisa.
Bahkan di Afrika, sansevieria telah lama digunakan oleh penduduk lokal sebagai penghalau racun akibat gigitan ular dan serangga. Di beberapa daerah di negara-negara Asia, getah tumbuhan ini digunakan sebagai cairan antiseptik dan daunnya digunakan untuk membalut luka pada tindakan P3K.

Untuk obat luar, daun lidah mertua dicuci bersih, digiling atau ditumbuk halus, kemudian ditempelkan pada bagian tubuh yang sakit. Pemakaian dengan cara tumbuk, akan membuat penyembuhan luka menjadi lebih cepat dan lebih alami, sehingga resiko efek samping bisa diminimalisir.

Untuk penderita diabetes, daun tanaman Sansevieria trifasciata ‘lorenttii’ ini bisa menjadi obat alternatif. Caranya, beberapa lembar daun dipotong-potong dan direbus dengan tiga gelas air hingga mendidih dan tersisa satu gelas. Sisa air rebusan ini kemudian diminum kepada penderita.

Sementara bagian buah, mengandung senyawa astrigen yang menyejukkan sehingga dapat menurunkan panas, mencegah peradangan, mengobati batu ginjal, radang tenggorokan dan peluruh urin. Untuk Akar, memiliki rasa tawar bermanfaat menurunkan tekanan darah, mengobati diare, sifilis serta wasir.

Untuk seratnya, bisa dijadikan benang dan bahan anyaman. Di tangan manusia yang lebih kreatif, seratnya ada yang ditenun untuk dijadikan pakaian. Pabrik tenun di Filipina contohnya, mengambil bahan baku serat lidah mertua yang dikombinasikan dengan serat nanas sebagai bahan baku kain.

Bahkan di beberapa negara maju, lidah mertua digunakan sebagai bahan dasar parfum. Bila ingin membuktikan aromanya, cobalah berdiri di dekat lidah mertua saat sore hari. Tanaman ini akan menghasilkan wewangian. Terlebih ketika berbunga.

Untuk kesehatan, getah lidah mertua dapat digunakan sebagai obat antiseptik. Jika direbus, akarnya bisa dimnfaatkan untuk tonik penyegar rambut dan obat wasir. Sedangkan bagian daunnya bila dibakar, bisa menyembuhkan sakit kepala dan demam.

Mengingat besarnya manfaat tumbuhan yang satu ini, maka tidak ada salahnya Dinas Pertamanan Kota Padang ataupun Sumbar, menanamnya di sepanjang jalan. Hal itu mengingat tingginya kontribusi kendaraan bermotor memproduksi zat karbon dioksida.

Untuk yang keluarganya perokok, pengguna AC, atau banyak barang elektronik, jadikan tumbuhan ini sebagai tumbuhan wajib dalam ruangan. Tanam saja agak lima pot, sehingga bisa digunakan secara berganti-ganti. Nah kalau ingin sehat dan bebas racun, segeralah tanam lidah mertua. Hendri Nova

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: